- Polisi menangkap ayah kandung berinisial JE karena menculik anaknya JDJ (3) di parkiran Apartemen Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (3/1/2026).
- Penculikan terjadi saat korban bersama ART hendak ke gereja, lalu pelaku mengambil paksa anak dan dibantu rekannya JP dan DB.
- Motif pelaku menculik adalah kerinduan karena tidak dapat bertemu anak setelah hak asuh dipegang mantan istri selama tiga bulan.
SuaraSumut.id - Polisi menangkap pria berinisial JE setelah menculik anak kandungnya JDJ (3) di parkiran Apartemen Kelapa Gading, Jakarta Utara (Jakut), Sabtu 3 Januari 2026.
Kapolsek Kelapa Gading Kompol Seto Handoko Putra mengatakan, peristiwa bermula saat JDJ bersama asisten rumah tangga hendak pergi ke gereja.
"Saat hendak menaiki mobil, tiba-tiba seorang pria yang mengambil paksa anak tersebut dan berlari ke tangga darurat," katanya melansir Antara, Senin, 5 Januari 2026.
Pelaku ternyata sudah ditunggu oleh rekannya di sebuah mobil yang terparkir. Petugas keamanan yang mengetahui kejadian itu berupaya mengejar pelaku dan mengamankan pria berinisial JP.
"JP diamankan sekuriti apartemen dan langsung melaporkan kejadian ini kepada polisi," ujarnya.
JP mengaku menyewa apartemen sejak 1 Januari 2026 dan diajak oleh rekannya JE yang merupakan ayah kandung korban.
Selanjutnya, JP dibawa ke Polsek Kelapa Gading untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Petugas kemudian menangkap JE di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat pada malam hari.
Sementara DB, rekan lain pelaku lain yang diduga turut membantu masih dalam pengejaran.
Pelaku melakukan aksinya karena rindu kepada sang anak setelah tidak berkomunikasi selama tiga bulan. Hal ini dikarenakan hak asuh anak dipegang oleh mantan istri pelaku.
"Pelaku mengaku mengambil paksa sang anak karena sudah tiga bulan mantan istri tidak dapat dihubungi dan tidak memberikan akses bertemu sang anak," jelasnya.
Pelaku dijerat dengan Pasal 450, Pasal 452 dan Pasal 453 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Hukum Undang-Undang Pidana (KUHP).
Berita Terkait
-
'Adik Dibawa Ibu-ibu Jahat', Jerit Pilu Bocah Korban Penculikan di Jakbar yang Ditinggal di Jalanan
-
Rindu yang Menjelma Kabut Pagi: Rumah itu Berupa Luka dan Kenangan
-
Ajo Kawir Ingin Terlihat Jantan atau Malah Terjebak Toxic Masculinity?
-
Mencekam, 60 Jemaah Masjid Diculik Saat Salat, Dibawa Masuk ke Hutan
-
Ulasan The Kidnapping Day: Menemukan Makna Keluarga dari Kisah Penculikan
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
IM3 Istimewa Hadir dengan Lebih Banyak Manfaat dalam Satu Paket Prabayar
-
Bobby Nasution soal Ijazah SMA Girban: Sekalian Aja Permasalahkan Gelar Sarjananya
-
Nasabah BRI Private & Prioritas Silakan Nonton di The Premiere XXI Pakai Promo Beli 1 Dapat 2 Tiket
-
Nikmati Free MCU dan Special Offers Privilege Prodia Bagi Nasabah BRI Private serta BRI Prioritas
-
Breaking News! Belasan Siswa SD Negeri di Medan Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Santap MBG