- Bupati Aceh Timur mencopot Afifullah selaku Plt Kepala BPBD karena keterlambatan pendataan korban banjir pada 10 Januari 2026.
- Syahrizal Fauzi, mantan Plt Inspektorat, ditunjuk menggantikan untuk memastikan respons cepat dan data akurat.
- Penataan organisasi ini menekankan penempatan pejabat berdasarkan kompetensi demi percepatan pemulihan daerah.
SuaraSumut.id - Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky mencopot Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Afifullah. Hal ini dikarenakan BPBD lamban dalam melakukan pendataan korban banjir.
"Hari ini saya copot Plt BPBD dari jabatannya karena kita butuh langkah cepat dan data yang lengkap," kata Iskandar, melansir Antara, Sabtu, 10 Januari 2026.
Lemahnya kecepatan respons dan ketidaksiapan data membuat proses penyaluran bantuan serta perencanaan pemulihan berjalan tidak optimal. Padahal, daerah yang berada dalam kondisi darurat menuntut kepemimpinan yang mampu bergerak cepat, presisi, dan terukur.
Al-Farlaky pun menunjuk Syahrizal Fauzi yang sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas Inspektorat Aceh Timur untuk memimpin BPBD.
Dirinya menyampaikan bahwa penataan organisasi pemerintahan menjadi bagian penting dari strategi percepatan pemulihan daerah. Ia menegaskan bahwa jabatan publik tidak dapat diisi oleh mereka yang tidak memiliki kapasitas dan kesiapan bekerja dalam tekanan.
Menurut Al-Farlaky, efektivitas pemerintahan sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia. Ia menekankan bahwa penempatan pejabat harus berdasarkan kompetensi, bukan relasi atau latar belakang personal.
Dirinya menjelaskan pendekatan pembagian peran dalam birokrasi, di mana kemampuan berpikir strategis, keterampilan eksekusi lapangan, dan kecakapan komunikasi publik harus ditempatkan secara proporsional agar pemerintahan berjalan selaras.
Untuk memastikan perubahan berjalan berkelanjutan, Bupati menginstruksikan seluruh kepala perangkat daerah menyesuaikan pola kerja dengan ritme cepat yang ditetapkan pemerintah kabupaten.
Penyesuaian ini dianggap penting agar setiap kebijakan dapat diimplementasikan tanpa hambatan struktural. Pasca fase tanggap darurat dan pemulihan, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur berencana menggelar program peningkatan kapasitas bagi aparatur sipil negara (ASN).
"Program tersebut difokuskan pada penguatan ketahanan mental, kepemimpinan krisis, serta pembentukan budaya kerja yang responsif terhadap situasi darurat," kata Iskandar.
Berita Terkait
-
Status Siaga! Semeru Banjir Lahar Dingin 6 Jam hingga Tanggul Lumajang Jebol
-
BNPB Terbitkan 8 Instruksi Hadapi Musim Hujan, Pemda Diminta Siaga Bencana 24 Jam!
-
Banjir Luapan Dua Sungai Rendam 17 Desa di Aceh Barat
-
Banjir Aceh Selatan Rendam Dua Desa, 674 Warga Terdampak dan Ratusan Mengungsi
-
Banjir Aceh Barat Gerus Pondasi Rumah dan Jalan, 3 Kecamatan Terdampak
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Revora 2026 Bakal Hadirkan 1.000 Mobil di Kawasan Lapangan Merdeka Medan, Ini Jadwal dan Keseruannya
-
150 Ribu Batang Ganja Dimusnahkan di Madina, Ladang Seluas 5 Hektar Ditemukan di Pegunungan
-
SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih
-
Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara
-
Remaja di Medan Pukul Teman hingga Tewas Gegara Kesal Dimaki