- OJK menegaskan tidak pernah menerbitkan daftar 12 aplikasi penghasil uang yang diklaim aman tanpa modal.
- OJK mengimbau masyarakat waspada informasi yang mencatut nama lembaga negara tanpa rujukan kanal resmi.
- Masyarakat perlu verifikasi mandiri aplikasi keuangan melalui Kontak OJK 157 untuk menghindari kerugian finansial.
SuaraSumut.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan kabar soal informasi yang beredar mengenai daftar 12 aplikasi penghasil uang yang diklaim aman tanpa modal. OJK memastikan tidak pernah mengeluarkan daftar aplikasi tersebut.
"OJK tidak pernah mengeluarkan daftar aplikasi penghasil uang," tulis dalam unggahan akun Instagram @ojkindonesia, dilihat Senin, 12 Januari 2026.
OJK mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang mencatut nama lembaga negara, khususnya jika disebarkan tanpa rujukan ke kanal resmi.
"Waspada terhadap informasi yang mengatasnamakan OJK. Hindari terjadinya informasi yang misleading terkait daftar aplikasi penghasil uang," tulisnya.
Untuk menghindari risiko kerugian finansial, OJK mengimbau masyarakat agar selalu melakukan verifikasi mandiri sebelum menggunakan aplikasi apa pun yang berkaitan dengan keuangan atau investasi.
"Selalu cek kebenaran informasi yang mengatasnamakan OJK ke Kontak OJK 157 @kontak157," tulisnya.
Mengapa Aplikasi Penghasil Uang Rentan Disalahgunakan?
Secara empiris, tingginya minat terhadap aplikasi penghasil uang dipicu oleh:
- Tekanan ekonomi
- Minimnya literasi keuangan digital
- Narasi viral di media sosial
- Janji keuntungan instan tanpa risiko
Tanpa regulasi yang jelas dan pemahaman yang cukup, pengguna berpotensi kehilangan uang, data pribadi, bahkan terjerat praktik penipuan lintas digital.
Berita Terkait
-
Investor Pasar Modal Tembus 32 Juta, BEI Tekankan Pentingnya Waspada Penipuan Digital
-
Melihat Data, Mengapa Warga RI Makin Matang alias Makan Utang?
-
OJK Waspadai Risiko Kripto, AI, dan Pencucian Uang di Sektor Perbankan
-
Bisnisnya Tengah Proses Bangkrut, OJK Cabut Dua Izin Usaha BTPN Syariah Ventura
-
Waspada Modus Penipuan Dapur MBG, Calon Mitra Dimintai Uang agar SPPG Cepat Buka
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Hendak Pergi Kuliah, Perempuan di Medan Belawan Dibegal, Motor dan HP Raib
-
BRI Raih 36 Penghargaan di The Best Contact Center Indonesia 2026 Berkat Transformasi Layanan
-
Gunung Sibayak Ditutup Sebulan, Pemulihan Ekosistem Jadi Fokus
-
Polisi Tangkap Kurir 24 Kg Sabu di Perbatasan Aceh-Sumut, Hendak Diedarkan ke Palembang
-
Kabut Asap Karhutla Selimuti Seluruh Sumut: Kualitas Udara Tidak Sehat