- Isra Miraj adalah peristiwa monumental Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Sidratul Muntaha sarat makna.
- Meneladani peristiwa ini meliputi pemahaman hikmah, menjaga konsistensi, dan meningkatkan kekhusyukan ibadah.
- Pengamalan nilai Isra Miraj mencakup memperbanyak doa, menanamkan ikhlas, dan memperbaiki akhlak sehari-hari.
SuaraSumut.id - Isra Miraj 2026 menjadi momentum bagi umat Islam mengingat kembali salah satu peristiwa paling monumental dalam sejarah Islam.
Isra Miraj bukan sekadar perjalanan luar biasa Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga Sidratul Muntaha, melainkan peristiwa sarat makna yang menjadi fondasi spiritual umat Islam hingga hari ini.
Oleh karena itu, memahami cara meneladani Isra Miraj dalam kehidupan sehari-hari menjadi langkah penting agar peringatannya tidak berhenti sebagai seremonial tahunan, melainkan benar-benar tercermin dalam sikap dan perilaku umat Islam.
Cara meneladani Isra Miraj dalam kehidupan sehari-hari
Meneladani peristiwa Isra Miraj dapat menjadi sarana untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas ibadah dalam kehidupan sehari-hari. Peristiwa ini mengajarkan tentang pentingnya kedekatan dengan Allah SWT, keteguhan iman, serta konsistensi dalam beribadah. Berikut beberapa langkah yang bisa diterapkan beserta penjelasannya:
1. Memahami makna dan hikmah Isra Miraj
Luangkan waktu untuk mempelajari latar belakang serta pesan spiritual di balik peristiwa Isra Miraj. Dengan memahami maknanya, kita dapat melihat betapa pentingnya ibadah, khususnya salat, sebagai sarana komunikasi langsung antara hamba dan Allah SWT.
2. Menjaga konsistensi dalam beribadah
Usahakan untuk menjalankan ibadah secara rutin dan berkelanjutan, seperti shalat lima waktu tepat waktu, puasa sunnah, atau amalan harian lainnya. Konsistensi akan membantu membentuk kebiasaan positif dan menumbuhkan kedisiplinan spiritual.
3. Meningkatkan kekhusyukan saat beribadah
Fokuskan hati dan pikiran ketika beribadah dengan menjauhkan diri dari gangguan, baik pikiran maupun lingkungan sekitar. Merenungi arti bacaan shalat dan doa dapat membantu menghadirkan rasa khusyuk dan ketenangan batin.
4. Memperluas wawasan keagamaan
Menambah ilmu agama dapat memperbaiki kualitas ibadah yang dijalankan. Hal ini bisa dilakukan dengan membaca literatur keislaman, mengikuti kajian, atau menyimak ceramah agar pemahaman tentang ajaran Islam semakin mendalam dan benar.
5. Memperbanyak doa dan dzikir
Biasakan untuk berdoa dan berdzikir setelah ibadah atau di sela-sela aktivitas harian. Amalan ini dapat menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus memohon kekuatan, ketenangan, dan petunjuk dalam menjalani kehidupan.
6. Menanamkan sikap ikhlas dan tawakal
Lakukan setiap ibadah dengan niat yang murni karena Allah SWT, tanpa mengharapkan pujian atau penilaian manusia. Dengan keikhlasan dan sikap berserah diri, ibadah akan terasa lebih ringan dan bermakna.
7. Mengajak keluarga dan lingkungan untuk beribadah bersama
Menciptakan suasana ibadah yang kondusif bersama keluarga atau teman dapat saling menguatkan dan memotivasi. Kebersamaan dalam beribadah juga mampu mempererat hubungan sosial dan membangun lingkungan yang lebih religius.
8. Melakukan evaluasi dan refleksi diri
Setelah beribadah, luangkan waktu untuk menilai diri sendiri. Renungkan apakah ibadah yang dilakukan sudah maksimal dan apa saja yang bisa diperbaiki ke depannya agar kualitas ibadah semakin meningkat.
9. Menjaga shalat sebagai prioritas utama
Isra Miraj mengajarkan pentingnya shalat sebagai kewajiban langsung dari Allah SWT. Menjadikan salat sebagai prioritas, baik dalam kondisi sibuk maupun santai, membantu membentuk kedisiplinan dan kesadaran spiritual dalam setiap aktivitas.
10. Memperbaiki akhlak dalam kehidupan sehari-hari
Teladan Rasulullah SAW bukan hanya terlihat dalam ibadah, tetapi juga dalam sikap dan perilaku. Menjaga tutur kata, bersikap jujur, sabar, dan rendah hati merupakan wujud nyata pengamalan nilai Isra Miraj dalam kehidupan sosial.
Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut secara konsisten, nilai-nilai Isra Miraj tidak hanya diperingati secara seremonial, tetapi benar-benar tercermin dalam sikap, ibadah, dan perilaku sehari-hari. [Antara]
Berita Terkait
-
Umrah Mandiri Makin Diminati: Panduan Lengkap Rencanakan Ibadah Fleksibel dari Visa sampai Hotel
-
Danantara Mau Beli Tanah Dekat Masjidil Haram, Jaraknya Hanya 600 Meter
-
Libur Isra Miraj, 3.300 Kendaraan Padati Jalur Wisata Puncak
-
20 Ucapan Selamat Isra Miraj yang Islami dan Puitis, Cocok untuk Caption Medsos
-
25 Link Twibbon Isra Miraj 2026, Desain Keren Tinggal Pakai
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Isi Lengkap Surat Edaran Wali Kota Medan Rico Waas soal Daging Babi yang Picu Protes
-
8 Cara Konsisten Baca Al-Qur'an Selama Ramadan
-
Angka Kemiskinan Sumut 7,24 Persen, Masuk 17 Terendah di Indonesia
-
Play-Ins FFNS 2026 Spring: 36 Tim Perebutkan 9 Tiket Menuju Grand Finals
-
Ekosistem Batang Toru dalam Sorotan: Revisi Tata Ruang, Dorongan KSN, dan Zona Merah