- Seorang pria berinisial RJ (32) ditangkap polisi pada 7 Januari 2026 di penginapan Meulaboh terkait dua kasus pencurian sepeda motor.
- RJ mencuri dua motor pada Desember 2025 dan Januari 2026; motor curian tersebut kemudian digadaikan ke Nagan Raya.
- Polres Aceh Barat mengamankan barang bukti berupa dua unit sepeda motor dan menjerat tersangka dengan Pasal 476 KUHP.
SuaraSumut.id - Seorang pria berinisial RJ (32), warga Desa Alue Penyareng, Kecamatan Meureubo, ditangkap pihak kepolisian atas dugaan pencurian sepeda motor di wilayah Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat.
RJ ditangkap pada Rabu malam, 7 Januari 2026, di salah satu penginapan yang berada di Jalan Gurute, Kecamatan Johan Pahlawan.
Kasat Reskrim Polres Aceh Barat, AKP Robi Afrizal mengatakan, penangkapan RJ berdasarkan dua laporan polisi, masing-masing bernomor LP/B/236/XII/2025/SPKT/Polres Aceh Barat/Polda Aceh dan LP/B/05/I/2026/SPKT/Polres Aceh Barat/Polda Aceh
Aksi pertama terjadi pada 18 Desember 2025, di area parkir Rumbia Kopi, Jalan Iskandar Muda, Desa Kuta Padang. Saat itu, korban memarkirkan motor dengan kondisi kunci kontak masih tertinggal, sehingga memudahkan pelaku membawa kabur kendaraan tersebut.
“Aksi kedua dilakukan pada 6 Januari 2026 di Jalan Nasional Simpang Pelor, Desa Kuta Padang. Dari hasil penyelidikan, petugas menemukan kesamaan ciri pelaku dan pola kejahatan,” katanya melansir Antara, Kamis, 15 Januari 2026.
Berdasarkan hasil interogasi awal, RJ mengakui perbuatannya. Ia mengaku telah melakukan pencurian dan menggadaikan dua unit sepeda motor hasil curian ke wilayah Kabupaten Nagan Raya.
Menindaklanjuti pengakuan tersebut, petugas bergerak cepat melakukan pengembangan dan mengamankan dua unit sepeda motor yang menjadi barang bukti. Kendaraan tersebut kini telah diamankan di Mapolres Aceh Barat untuk keperluan penyidikan lebih lanjut.
Atas perbuatannya, tersangka RJ dijerat dengan Pasal 476 KUHP tentang pencurian kendaraan bermotor, dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal sembilan tahun.
Keberhasilan pengungkapan kasus ini menjadi bukti nyata keseriusan Polres Aceh Barat dalam menindak pelaku kejahatan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Berita Terkait
-
Review Masterplan: Suguhkan Aksi Pencurian Lukisan Mona Lisa Paling Seru!
-
Motor Raib Saat Makan di Warteg, Teriakan Korban Bikin Terduga Pelaku Tertangkap
-
Kapolri dan Menkomdigi Bahas Kejahatan Digital, dari Judi Online hingga Pencurian Data
-
Pura-pura Beli Motor Buat Istri, Pria di Tambora Gasak PCX Showroom Demi Foya-foya
-
Sindikat Curanmor Sumatera Terbongkar, 12 Tersangka dan 21 Motor Diamankan
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Polisi Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi di Deli Serdang, Raup Rp80 Juta
-
GAPKI Soroti Tantangan Produksi-Tata Kelola Sawit di IPOS Forum ke-11
-
Mobil Mercedes-Benz Tabrak Warung Mi Balap di Deli Serdang, Satu Orang Tewas
-
Air di Sejumlah Wilayah Medan-Deli Serdang Mati, Ternyata karena Ini
-
Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional