- Pelaku pembegalan yang menyebabkan kematian ojek pangkalan di Belawan, Medan, ditangkap setelah enam bulan lebih peristiwa terjadi.
- MR (21) ditangkap oleh tim gabungan pada Minggu dini hari, 1 Februari 2026, setelah melakukan perlawanan.
- Pelaku mengakui aksi pembegalan dan terlibat dalam lima kasus kriminal lainnya, kini sedang diperiksa intensif.
SuaraSumut.id - Salah satu pelaku pembegalan yang menewaskan pengemudi ojek pangkalan di Kecamatan Belawan, Kota Medan, ditangkap oleh tim gabungan Unit Jatanras Polda Sumut bersama Satreskrim dan Satnarkoba Polres Pelabuhan Belawan. Peristiwa ditangkap setelah enam bulan lebih sejak peristiwa itu terjadi.
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, Agus Purnomo mengatakan, setelah menerima laporan pihaknya langsung melakukan penyelidikan intensif. Petugas pun mendapat informasi soal kebaradaan pelaku.
"Dari hasil penyelidikan, kami mendapatkan informasi keberadaan MR (21). Pelaku ditangkap pada Minggu, 1 Februari 2026 dini hari," katanya, Senin, 2 Februari 2026.
Agus mengatakan bahwa petugas memberikan tindakan tegas dan terukur kepada MR karena saat ditangkap melakukan perlawanan.
"Pada saat dilakukan penangkapan, pelaku melakukan perlawanan aktif yang membahayakan petugas sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur berupa penembakan kearah kaki untuk menghentikan aksi perlawanan tersebut," ujarnya.
Saat diinterogasi pelaku mengaku perbuatannya bersama enam rekannya. MR juga mengakui bahwa dirinya yang melempar korban menggunakan balok dengan maksud untuk melakukan aksi begal.
"Pelaku mengakui bahwa pelemparan dilakukan untuk membegal korban. Namun karena korban langsung tidak sadarkan diri, para pelaku panik dan melarikan diri meninggalkan korban," jelasnya.
Selain terlibat dalam kasus tersebut, MR juga mengakui keterlibatannya dalam lima kasus kriminal lainnya, di antaranya perusakan kaca truk, pencurian dengan pemberatan (curat), pembakaran, serta perusakan.
Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan secara intensif. Sementara Polres Pelabuhan Belawan bersama tim gabungan terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku lainnya yang terlibat dalam aksi kejahatan tersebut.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Saepul Bongkar Kronologi Mutilasi di Depok, Alasan Buang Potongan Jasad Terungkap
-
Tragedi di Tolikara: KKB Serang Kamp Pekerja Saat Istirahat, 5 Tewas dan 3 Masih Hilang
-
Review Drama Light to the Night, Kasus Hilangnya Ayah dan Anak di Tahun 90
-
Adolescence: Drama Kriminal yang Membongkar Sisi Gelap Remaja dan Internet
-
Tangkap Begal Dapat Rp50 Juta, Wamendagri Wanti-wanti Dedi Mulyadi Soal Koridor Hukum
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bcrobes Dorong Riset Berbasis Mikrobioma, Ungkap Potensi Probiotik dalam Mendukung Terapi Jerawat
-
Listrik Baru Menyala Setelah Padam? Jangan Langsung Tenang, Ini Barang Elektronik Paling Rawan Rusak
-
LAPK: Keluhan Pasien Viral Jadi Alarm Transparansi Layanan Rumah Sakit
-
Imigrasi Sumut Perkuat Kolaborasi Strategis Bersama BP3MI
-
Pria di Medan Ditangkap gegara Jual Video Porno Sesama Jenis Lewat Aplikasi