- Seorang suami berinisial MA (29) di Asahan menganiaya AIP (20) hingga tewas pada Minggu, 1 Februari 2025 di rumah mereka.
- Pelaku memukul, menendang, dan menenggelamkan korban di bak mandi karena kesal korban pulang tanpa izin.
- MA sempat berdalih korban tewas akibat jatuh dari motor, namun kini telah diamankan Polres Asahan.
SuaraSumut.id - Seorang pria berinisial MA (29) di Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, tega menganiaya istrinya AIP (20) hingga meninggal dunia. MA sempat mencoba menutupi jejak aksinya dengan berdalih korban tewas akibat kecelakaan lalu lintas.
Peristiwa tragis itu terjadi di rumah mereka di Perumahan Arya Graha 5, Jalan Gergaji, Kelurahan Sidodadi, Minggu, 1 Februari 2025 sore. Saat itu MA menjemput korban dari Tanjung Balai. Saat tiba di rumah, keduanya terlibat cekcok.
“Pelaku kesal karena korban pulang ke rumah orang tuanya tanpa izin,” kata Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Immanuel Simamora, dalam keterangannya, Rabu, 4 Februari 2026.
Pelaku lalu melakukan kekerasan dengan memukulnya pada bagian perut sebelah kanan dan kiri menggunakan tangan kanan berkali-kali.
“Lalu menendang dada korban sebanyak 3-4 kali. Kemudian menarik korban ke dalam kamar mandi,” ujarnya.
Saat di dalam kamar mandi, pelaku memasukkan kepala korban ke dalam bak mandi. Pelaku kemudian memasukkan seluruh tubuh korban ke dalam bak mandi dengan cara mendorongnya.
Meski korban sempat berusaha bangkit dan keluar dari dalam kamar mandi dalam kondisi lunglai, pelaku kembali menendang rusuk korban.
“Melihat korban sesak nafas, pelaku sempat memberikan nafas buatan kepada korban, kemudian menggendong hingga korban muntah-muntah,” ucapnya.
Pelaku kemudian membawa korban ke RSUD Kisaran menggunakan sepeda motor. Namun dokter menyatakan korban sudah meninggal dunia.
Menerima kejadian tersebut, pihak kepolisian lalu melakukan penyelidikan dengan memeriksa suami korban, saksi-saksi dan mengumpulkan barang bukti di rumah mereka.
"Awalnya pelaku mengelak dan mengatakan bahwa korban meninggal akibat terjatuh dari sepeda motor. Namun petugas melihat pada tubuh korban, terdapat tanda luka lecet dan memar. Selanjutnya korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkata untuk dilakukan autopsi," jelasnya.
Pelaku akhirnya mengakui perbuatannya tersebut. Kini, pelaku bersama barang bukti sudah diamankan ke Polres Asahan untuk proses hukum selanjutnya.
"Tapi ini (korban) istri kedua dari pelaku," katanya.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan
-
Dana Pemulihan Mulai Tersalurkan, Satgas PRR Dorong K/L dan Pemda Percepat Aksi
-
Bobby Nasution Larang Keras ASN dan Pegawai BUMD di Sumut Pakai Vape
-
Satgas PRR Perkuat Mitigasi Bencana Susulan di Titik Rawan Wilayah Terdampak
-
Garuda Muda Tersingkir di Semifinal Piala AFF U-19 2026
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sinergi Kawal Kedaulatan Hukum, Imigrasi Sumut Ambil Bagian dalam Diskusi RUU HPI di USU
-
Duel Berdarah di Belawan: Pekerja Kontainer Lawan Begal Bermartil Demi Ponsel Kerja
-
Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 25 Juni 2026 di Medan
-
Kecelakaan Mobil vs Truk di Taput Bikin Pengiriman 112 Kg Ganja dari Madina ke Medan Terungkap
-
DPM Salurkan Bantuan Tas Sekolah bagi 132 Siswa Berprestasi