Suhardiman
Jum'at, 06 Februari 2026 | 12:55 WIB
Ilustrasi kereta api barang. [Gemini Ai]
Baca 10 detik
  • PT KAI Divre I Sumut mendistribusikan 58.283 ton barang pada Januari 2026, didominasi karet, CPO, BBM, dan paket ritel.
  • Pengiriman paket ritel (BHP) mengalami lonjakan signifikan mencapai 690 ton, dua kali lipat dari tahun sebelumnya.
  • Distribusi BBM naik 22% (31.937 ton) untuk menjaga ketersediaan stok energi di SPBU wilayah Sumut.

SuaraSumut.id - PT KAI Divre I Sumut mencatat sebanyak 58.283 ton barang telah didistribusikan menggunakan jasa kereta api pada awal tahun 2026.

Ada lima jenis angkutan yang menjadi primadona, yaitu karet (latex), minyak sawit mentah (CPO), petikemas, BBM, hingga paket kiriman ritel.

"Para mitra angkutan masih memilih kereta api sebagai pilihan untuk mendistribusikan komoditas mereka karena sekali jalan bisa angkut banyak, waktunya pasti, dan barang lebih aman sampai tujuan," kata Plt. Manajer Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, melansir Antara, Jumat, 6 Februari 2026.

Tren menarik terlihat pada layanan pengiriman paket ritel atau Barang Hantaran Penumpang (BHP). Selama Januari 2026, volumenya menembus angka 690 ton. Jumlah ini naik dua kali lipat lebih dibanding tahun lalu yang berada di angka 325 ton.

Kenaikan drastis ini dipicu oleh ramainya aktivitas belanja masyarakat dalam menyambut hari besar keagamaan dan libur panjang di awal tahun.

Bagi warga yang ingin kirim paket, layanan ini tersedia di rangkaian KA Sribilah Utama tujuan Rantau Prapat dan KA Putri Deli tujuan Tanjungbalai.

“Tidak hanya tersedia di stasiun keberangkatan maupun tujuan, tapi juga terdapat di stasiun antara tempat pemberhentian kedua KA tersebut,” imbuhnya.

Layanan ini memudahkan warga mengirim apa saja, mulai dari surat penting, sepeda, motor, hingga makanan olahan dan hewan peliharaan.

Kecepatan dan keamanan menjadi alasan utama warga beralih ke jasa ini untuk mengirim produk unggulan daerah ke kota lain.

Selain paket ritel, pengiriman BBM juga menunjukkan kenaikan yang cukup berarti. Sebanyak 31.937 ton BBM telah disalurkan ke berbagai daerah, jumlah tersebut naik 22 persen dibanding periode yang sama tahun lalu dimana dalam satu bulan mengangkut 26.148 ton.

Pasokan energi yang dikirim dari Stasiun Labuan menuju Siantar dan Kisaran ini bertujuan agar stok Pertalite, Bio Solar, hingga Pertamax di SPBU tetap terjaga, meskipun cuaca sedang tidak menentu.

"Bagi KAI, kelancaran distribusi ini adalah kunci utama agar roda perekonomian masyarakat di Sumatera Utara tetap bergerak stabil dan tumbuh lebih cepat. KAI akan terus memastikan setiap komoditas sampai ke tujuan tepat waktu demi mendukung kemajuan ekonomi daerah yang berkelanjutan," katanya.

Load More