- PT KAI Divre I Sumut mendistribusikan 58.283 ton barang pada Januari 2026, didominasi karet, CPO, BBM, dan paket ritel.
- Pengiriman paket ritel (BHP) mengalami lonjakan signifikan mencapai 690 ton, dua kali lipat dari tahun sebelumnya.
- Distribusi BBM naik 22% (31.937 ton) untuk menjaga ketersediaan stok energi di SPBU wilayah Sumut.
SuaraSumut.id - PT KAI Divre I Sumut mencatat sebanyak 58.283 ton barang telah didistribusikan menggunakan jasa kereta api pada awal tahun 2026.
Ada lima jenis angkutan yang menjadi primadona, yaitu karet (latex), minyak sawit mentah (CPO), petikemas, BBM, hingga paket kiriman ritel.
"Para mitra angkutan masih memilih kereta api sebagai pilihan untuk mendistribusikan komoditas mereka karena sekali jalan bisa angkut banyak, waktunya pasti, dan barang lebih aman sampai tujuan," kata Plt. Manajer Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, melansir Antara, Jumat, 6 Februari 2026.
Tren menarik terlihat pada layanan pengiriman paket ritel atau Barang Hantaran Penumpang (BHP). Selama Januari 2026, volumenya menembus angka 690 ton. Jumlah ini naik dua kali lipat lebih dibanding tahun lalu yang berada di angka 325 ton.
Kenaikan drastis ini dipicu oleh ramainya aktivitas belanja masyarakat dalam menyambut hari besar keagamaan dan libur panjang di awal tahun.
Bagi warga yang ingin kirim paket, layanan ini tersedia di rangkaian KA Sribilah Utama tujuan Rantau Prapat dan KA Putri Deli tujuan Tanjungbalai.
“Tidak hanya tersedia di stasiun keberangkatan maupun tujuan, tapi juga terdapat di stasiun antara tempat pemberhentian kedua KA tersebut,” imbuhnya.
Layanan ini memudahkan warga mengirim apa saja, mulai dari surat penting, sepeda, motor, hingga makanan olahan dan hewan peliharaan.
Kecepatan dan keamanan menjadi alasan utama warga beralih ke jasa ini untuk mengirim produk unggulan daerah ke kota lain.
Selain paket ritel, pengiriman BBM juga menunjukkan kenaikan yang cukup berarti. Sebanyak 31.937 ton BBM telah disalurkan ke berbagai daerah, jumlah tersebut naik 22 persen dibanding periode yang sama tahun lalu dimana dalam satu bulan mengangkut 26.148 ton.
Pasokan energi yang dikirim dari Stasiun Labuan menuju Siantar dan Kisaran ini bertujuan agar stok Pertalite, Bio Solar, hingga Pertamax di SPBU tetap terjaga, meskipun cuaca sedang tidak menentu.
"Bagi KAI, kelancaran distribusi ini adalah kunci utama agar roda perekonomian masyarakat di Sumatera Utara tetap bergerak stabil dan tumbuh lebih cepat. KAI akan terus memastikan setiap komoditas sampai ke tujuan tepat waktu demi mendukung kemajuan ekonomi daerah yang berkelanjutan," katanya.
Berita Terkait
-
Ada Bazar di Monas, KA Keberangkatan Gambir Bakal Berhenti di Jatinegara
-
Stasiun Jakarta Masih Diserbu Penumpang Arus Balik, Tembus 52 Ribu Penumpang Hari Ini
-
Arus Balik Masih Tinggi, 52 Ribu Penumpang Kereta Api Tiba di Jakarta Hari Ini
-
KAI Pastikan Layanan Lebaran 2026 Optimal, Penjualan Tiket Tembus 97,7 Persen
-
PT KAI: Arus Balik Belum Capai Puncaknya
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
D'Kambodja Heritage, Nostalgia Rasa yang Mengangkat Wisata Kuliner Semarang Bersama BRI
-
Kasus Amsal Sitepu Akan Dibahas Komisi III DPR RI Besok, Rapat Digelar untuk Sikapi Desakan Publik
-
Promo Pre-Order Samsung Galaxy S26 Series Dapat Halo+ hingga Kuota Besar
-
Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran 17,8 Kg Ganja, Pria Asal Sumut Ditangkap
-
Air Mata Amsal Sitepu Didakwa Mark Up Video Profil Desa: Hukum Negara Kita Sedang Tak Baik-baik Saja