- Satu tahun kepemimpinan Bobby Nasution sebagai Gubernur Sumatera Utara ditandai penanganan bencana November 2025.
- Pasca-bencana, pemerintah segera menutup perusahaan perusak lingkungan dan memulai pembangunan hunian korban.
- Bobby juga mengalokasikan anggaran besar serta merealisasikan program UHC berobat gratis bagi masyarakat Sumut.
SuaraSumut.id - Bobby Nasution punya pengalaman mumpuni memimpin daerah dalam kondisi bencana. Gubernur termuda se-Indonesia itu pun mencatat sejumlah prestasi dalam setahun memimpin Provinsi Sumatera Utara.
Informasi dihimpun, hari ini, Jumat, 20 Februari 2026 genap satu tahun Bobby Nasution dan Surya memimpin Sumut sejak dilantik Presiden Prabowo tahun lalu. Sama seperti kali pertama memimpin Kota Medan, Bobby juga banyak mengurusi bencana saat memimpin Sumatera Utara.
Saat menjadi Wali Kota Medan, Bobby mampu memimpin dalam kondisi bencana covid-19. Bahkan visinya menjadikan UMKM naik kelas, benar-benar dirasakan para pelaku usaha kecil dan menengah di Kota Medan.
Saat menjadi Gubernur Sumut, Bobby Kembali dihadapkan pada bencana banjir dan longsor pada November 2025. Berbagai sumber mencatat, bencana itu menjadi yang terparah sejak 5 tahun terakhir.
Sebagai pemimpin, Bobby langsung hadir ke lokasi bencana. Tapi yang tak kalah penting adalah, langkah yang ditempuh Bobby pasca bencana untuk pemulihan bagi warga penyintas.
1. Tutup Perusak Hutan
Bencana yang menimpa Sumut November 2025 kemarin terindikasi disebabkan perusahaan yang merusak hutan dan lingkungan. Bobby pun mencium indikasi itu dan tak berapa lama, ia merekomendasikan penutupan sejumlah perusahaan, salahsatunya Toba Pulp Lestari (TPL). Alhasil, pada 11 Desember 2025 pemerintah pusat resmi menutup operasional perusahaan bubur kertas tersebut.
2. Pembangunan Hunian Sementara dan Tetap
Tak sampai di situ, gerak cepat Bobby pasca bencana juga menyasar ke hunian sementara dan tetap bagi korban yang kehilangan tempat tinggal. Bobby telah memulai pembangunan huntap l 1.000 unit bagi korban terdampak banjir dan longsor di wilayahnya.
Pada 5 Februari 2026 kemarin, hunian sementara sudah bisa ditempati untuk Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Tapanuli Tengah (Tapteng), dan Tapanuli Utara (Taput) tersebut dipusatkan di lokasi Huntara Desa Simarpinggan, Kecamatan Angkola Selatan, Tapsel. Saat ini, Huntara tersebut telah ditempati masyarakat terdampak bencana sambil menunggu selesainya pembangunan hunian tetap (Huntap) oleh pemerintah.
3. Gelontorkan Anggaran Pasca Bencana
Kemudian terobosan signifikan lainnya yakni Bobby menggelontorkan anggaran Rp430 miliar untuk pemulihan bencana. Anggaran tersebut dialokasikan ke lima bidang prioritas untuk mempercepat proses pemulihan di wilayah terdampak bencana.
Alokasi terbesar berada di bidang infrastruktur, meliputi perbaikan jalan, jembatan, tanggul, normalisasi sungai, sumber daya air, serta rehabilitasi rumah, dengan total sekitar Rp275 miliar.
Selanjutnya bidang komunikasi dan informatika sebesar Rp1,68 miliar, pendidikan Rp36,8 miliar, kesehatan Rp6,9 miliar, serta bantuan keuangan kepada pemerintah daerah sebesar Rp110 miliar.
“Kita akan lalukan pergeseran anggaran untuk pemulihan pascabencana, bidang pendidikan kita bagi dua untuk infrastruktur dan SPP gratis di daerah bencana,” kata Bobby saat itu.
Berita Terkait
-
Gubsu Bobby Nasution Siapkan Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara
-
Puluhan Tahun Menanti, Jalan Strategis di Nias Utara Akhirnya Diaspal Era Gubernur Bobby
-
Kekeringan Melanda Boyolali, Warga Rela Cari Air di Dasar Sungai
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Pelantikan DHD 45 Sumut, Bobby Nasution Ajak Generasi Muda Gelorakan Semangat Juang '45
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Polres Batu Bara Ungkap 10 Kasus 3C, 17 Tersangka Diamankan
-
Perampok Bunuh Sopir Taksi Online di Deli Serdang Ditangkap, Motif Terdesak Beli Sabu
-
DJ Cantik di Medan Ditangkap Edarkan Vape Narkoba Merk Batman
-
Paparkan Gagal-Berhasilnya Ekonomi, Aktivis Mahasiswa: Kritik Anggota DPRD Medan Harus Pakai Data
-
Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan di Bappeda Langkat, Diduga Rebutan Proyek