- Satu tahun kepemimpinan Bobby Nasution sebagai Gubernur Sumatera Utara ditandai penanganan bencana November 2025.
- Pasca-bencana, pemerintah segera menutup perusahaan perusak lingkungan dan memulai pembangunan hunian korban.
- Bobby juga mengalokasikan anggaran besar serta merealisasikan program UHC berobat gratis bagi masyarakat Sumut.
4. Pendidikan Gratis Untuk Korban Bencana
Salahsatu hal terpenting bagi korban bencana adalah pendidikan. Bobby Nasution pun mengeluarkan kebijakan gratis membayar uang sekolah bagi siswa SMA/SMK hingga Sekolah Luar Biasa (SLB) yang wilayahnya terdampak banjir dan longsor di tahun ajaran 2026/2027. Bobby menganggarkan dana Rp22 miliar untuk program ini.
5. Capaian 100 Persen UHC Berobat Gratis
Meski bencana melanda wilayah Sumatera Utara, Bobby tidak ingkar pada janji kampanyenya. Bahkan belum sampai dua tahun menjabat, Bobby sudah merampungkan 100 persen program Universal Health Coverage (UHC) alias program berobat gratis (probis) untuk warga Sumut.
Bobby menegaskan tidak ada alasan bagi fasilitas kesehatan menolak pasien dengan alasan administrasi. Pelayanan diduluankan, administrasi diurus belakangan.
Atas hal itu, Pemprovsu berhasil meraih penghargaan UHC Award kategori pratama dari pemerintah pusat. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Selasa (27/1/2026).
Di bawah kepemimpinan Gubernur Muhammad Bobby Afif Nasution, Pemprov Sumut memiliki Program Berobat Gratis (PROBIS). Program ini memungkinkan masyarakat Sumut mendapatkan layanan kesehatan hanya dengan menunjukkan KTP.
6. Pembangunan Kepulauan Nias
Yang tak kalah penting dari kepemimpinan Bobby adalah membangun Kepulauan Nias yang maju dan terintegrasi. Bahkan Bobby telah menyusun kebijakan tematik pembangunan menuju Nias Maju 2029. Dalam kebijakan tersebut, tiga wilayah ditetapkan sebagai spesialisasi pembangunan, yakni Hub Ekonomi dan Logistik di Gunungsitoli, Destinasi Wisata dan Budaya di Nias Selatan, serta wilayah lainnya sebagai zona produksi.
“Kami ingin benar-benar menjadi bagian memajukan Nias, bukan hanya afirmasi daerah tertinggal, tetapi menjadi daerah yang unggul,” kata Bobby Nasution saat Rapat Koordinasi (Rakor) Pembangunan antara Pemprov Sumut dan pemerintah kabupaten/kota se-Kepulauan Nias di Kantor Bupati Nias Selatan, Teluk Dalam, Kamis (12/2/2026).
Untuk mewujudkan hal tersebut, Bobby Nasution menyiapkan anggaran sekitar Rp305 miliar, setelah pada tahun sebelumnya mengucurkan Rp250 miliar. Anggaran itu dialokasikan untuk peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, konektivitas wilayah, serta penguatan ketahanan lokal dan keunggulan global.
Berita Terkait
-
Jembatan dan Sekolah Masih Jadi PR, Muzakir Manaf Buka-bukaan Soal Kondisi Terkini Aceh Pascabencana
-
Sisi Getir Pasca-Bencana Sumatra: Masih Ada Sekolah yang Bertahan di Tenda dan Kelas Darurat
-
Kucurkan Rp100,1 Triliun untuk Rehab-Rekon Sumatera Pasca Bencana, Mendagri: Target Rampung 2028
-
Dasco Pimpin Rakor Tingkat Tinggi, Kebut Pembangunan 39 Ribu Huntap untuk Korban Bencana Sumatera
-
DPR dan Pemerintah Gelar Rapat Koordinasi, Fokus Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatera
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Padangsidimpuan Gelar Talkshow dan Bedah Buku
-
Tanggung Renteng Bukan Berarti Satu Pihak Tanggung Semua, Perlawanan Hukum Bukan Itikad Buruk
-
Jangan Macam-macam Kali! Pemasok Ekstasi di THM Medan Kena 'Sikat' Polisi
-
Pemprov Sumut Gelontorkan Rp1,3 Triliun untuk Infrastruktur, Bangun 141 Km Jalan Tahun Ini
-
Punya Lahan Dekat Kampus? Ini Cara Ubah Jadi Mesin Cuan dari Bisnis Kos-Kosan