Suhardiman
Jum'at, 20 Februari 2026 | 13:50 WIB
Umat Islam melaksanakan ibadah Salat Tarawih di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (18/2/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Salat Tarawih merupakan ibadah sunnah khusus Ramadan setelah Isya, dapat dilaksanakan 8, 20, atau 36 rakaat.
  • Salat Witir adalah penutup salat malam Ramadan dengan jumlah rakaat ganjil, umumnya dilakukan setelah Tarawih.
  • Panduan ini mencakup niat, tata cara pelaksanaan, serta doa penting seperti doa qunut dan tasyahhud.

SuaraSumut.id - Selain menahan lapar dan dahaga selama puasa Ramadan 2026, ibadah malam seperti salat Tarawih dan Witir menjadi momentum spiritual untuk meningkatkan ketakwaan, memperbanyak pahala, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Tarawih adalah salat sunnah yang hanya dikerjakan pada malam bulan Ramadan setelah salat Isya. Ibadah ini menjadi simbol semangat spiritual dan konsistensi dalam beribadah. Sedangkan Witir adalah salat sunnah dengan rakaat ganjil yang menjadi penutup sholat malam.

1. Salat Tarawih: Niat, Doa, dan Tata Cara

Salat Tarawih dapat dilakukan 8 rakaat, 20 rakaat, atau 36 rakaat, dengan salam setiap dua rakaat.

Niat Sholat Tarawih

نَوَيْتُ أَنْ أُصَلِّيَ رَكْعَاتِ التَّرَاوِيحِ سُنَّةً للهِ تَعَالَى

Nawaitu an ushalli rak‘āti at-Tarāwīhi sunnatan lillāhi ta‘ālā

Artinya: Saya niat sholat Tarawih sunnah karena Allah Ta’ala.

Tata Cara Sholat Tarawih

  • Berdiri menghadap kiblat, niat dalam hati, lalu takbiratul ihram.
  • Membaca Al-Fatihah dan surah pendek.
  • Ruku’, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud seperti salat biasa.
  • Duduk tasyahhud akhir pada rakaat kedua.
  • Salam ke kanan dan kiri.
  • Mengulangi hingga jumlah rakaat terpenuhi.

Dalam pelaksanaan berjamaah, imam biasanya membaca surah yang lebih panjang, sementara makmum tetap mengikuti dengan khusyuk.

2. Salat Witir: Penutup Salat Malam Ramadan

Witir berarti ganjil. Rakaatnya 1, 3, 5, 7, atau 11 rakaat. Umumnya dilaksanakan setelah Tarawih dan menjadi penutup ibadah malam.

Niat Salat Witir

نَوَيْتُ أَنْ أُصَلِّيَ رَكْعَاتِ الوِتْرِ سُنَّةً للهِ تَعَالَى

Nawaitu an ushalli rak‘āti al-Witri sunnatan lillāhi ta‘ālā

Artinya: Saya niat sholat Witir sunnah karena Allah Ta’ala.

Tata Cara Witir 3 Rakaat (Umum)

  • Rakaat pertama dan kedua seperti salat biasa.
  • Pada rakaat ketiga, setelah membaca Al-Fatihah dan surah pendek, dianjurkan membaca doa qunut sebelum ruku’.
  • Dilanjutkan ruku’, sujud, tasyahhud akhir, dan salam.

3. Doa Penting dalam Tarawih dan Witir

Doa Qunut (Witir)

اَللّهُمَّ اهْدِنِي فِيمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِي فِيمَنْ عَافَيْتَ ...

Allahumma ihdini fīmā hadaita, wa ‘āfini fīmā ‘āfaita ...

Artinya: Ya Allah, tunjukilah aku bersama orang yang Engkau tunjukkan, dan berilah aku keselamatan bersama orang yang Engkau beri keselamatan.

Doa Tasyahhud

اَلتَّحِيَّاتُ للهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّبَاتُ ...

At-tahiyyātu lillāhi was-salawātu waṭ-ṭayyibātu ...

Artinya: Segala penghormatan, doa, dan kebaikan bagi Allah.

Doa Setelah Salam

اَللّهُمَّ اجعلْني مِنَ التَّوّابينَ وَاجعلْني مِنَ الْمُتَطَهِّرينَ


Allahumma aj‘alni min at-tawwābīn, wa aj‘alni min al-muttaḥhirīn

Artinya: Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang yang bertaubat dan mensucikan diri.

Tips Agar Tarawih dan Witir Lebih Khusyuk

  • Utamakan berjamaah di masjid untuk pahala yang lebih besar.
  • Jaga konsistensi rakaat, meski sedikit namun rutin.
  • Fokus pada kekhusyukan, bukan hanya jumlah rakaat.
  • Jadikan Witir sebagai penutup sebelum istirahat malam.

Memahami niat Tarawih dan Witir, doa qunut, doa tasyahhud, serta tata cara salat malam Ramadan sangat penting agar ibadah berjalan sesuai tuntunan.

Load More