- Konsumsi kopi saat puasa perlu strategi karena kafein meningkatkan buang air kecil dan memicu asam lambung.
- Waktu ideal minum kopi adalah setelah berbuka, tidak saat sahur, serta perlu diimbangi air putih yang cukup.
- Sebaiknya batasi konsumsi satu cangkir saja per hari dan pilih jenis kopi yang lebih ramah lambung.
SuaraSumut.id - Ngopi saat puasa sering menjadi dilema bagi pecinta kopi. Di satu sisi, kopi sudah menjadi bagian dari rutinitas harian. Di sisi lain, konsumsi yang kurang tepat bisa memicu dehidrasi, asam lambung naik, hingga gangguan tidur.
Lalu, bagaimana cara tetap menikmati kopi tanpa mengganggu kesehatan dan kualitas ibadah? Berikut tips ngopi saat puasa agar tetap sehat dan nikmat.
Mengapa Ngopi Saat Puasa Perlu Strategi?
Kopi mengandung kafein yang bersifat diuretik ringan, artinya dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil. Saat puasa, tubuh tidak mendapatkan asupan cairan selama lebih dari 12 jam. Jika konsumsi kopi tidak diatur, risiko dehidrasi bisa meningkat.
Selain itu, kopi juga dapat merangsang produksi asam lambung. Bagi penderita maag atau gerd, minum kopi saat perut kosong ketika berbuka dapat memicu rasa tidak nyaman.
Namun, bukan berarti Anda harus berhenti total. Kuncinya adalah waktu, jumlah, dan jenis kopi yang dikonsumsi.
1. Minum Kopi Setelah Berbuka, Bukan Saat Sahur
Tips pertama dan paling penting dalam ngopi saat puasa adalah memilih waktu yang tepat. Hindari minum kopi saat sahur karena dapat mempercepat rasa haus di siang hari.
Waktu terbaik minum kopi adalah:
- 1–2 jam setelah berbuka
- Setelah makan malam ringan
- Tidak terlalu dekat dengan waktu tidur
Dengan cara ini, tubuh sudah mendapatkan cairan dan nutrisi terlebih dahulu sebelum menerima asupan kafein.
2. Pilih Jenis Kopi yang Lebih Ramah Lambung
Tidak semua kopi berefek sama. Jika ingin tetap sehat saat puasa, pilih:
- Cold brew (kadar asam lebih rendah)
- Kopi dengan kadar kafein moderat
- Hindari tambahan gula berlebih
Mengurangi gula juga penting agar kadar gula darah tetap stabil selama Ramadan.
3. Batasi Konsumsi, Jangan Berlebihan
Batas aman konsumsi kafein harian bagi orang dewasa umumnya sekitar 200–400 mg per hari (setara 1–2 cangkir kopi). Saat puasa, sebaiknya cukup 1 cangkir saja. Minum kopi berlebihan saat puasa bisa menyebabkan:
Berita Terkait
-
Ramadan 1447 H: di Antara Sujud Sunyi dan Kecamuk Perang
-
Perkiraan Malam Lailatul Qadar di 10 Hari Terakhir Ramadan 2026, Catat Tanggal dan Amalannya
-
Serasa Spesial Ramadan: Menelusuri Sop Kambing Legendaris di Jakarta
-
Intip Tradisi Buka Puasa Pemain hingga Petinggi Klub di Bekas Negara Komunis
-
Ucap Syahadat di Madrid, Brahim Diaz Masuk Isam di Ramadan 2026
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Pegadaian-SMBC Teken MoU, BRI Group Percepat Transformasi dan Daya Saing Global UMi
-
2 Terpidana TPPU dan Perbankan Masuk DPO, Pencarian Terus Dilakukan
-
Benarkah Bahlil Wajibkan Masyarakat Gunakan Motor Listrik? Ini Faktanya
-
Pemprov Sumut Targetkan Enam Desa Antikorupsi Terbentuk pada 2026
-
Detik-detik Penumpang Wanita Lompat dari Angkot Usai Ditodong Perampok Bersajam di Medan