- Masyarakat Aceh di Kecamatan Rundeng, Subulussalam, mengadakan Balap Robin sebagai pemulihan pasca-banjir akhir November 2025.
- Balap Robin adalah perlombaan perahu tradisional bermesin Robin yang diadakan di Sungai Lae Soraya saat Lebaran.
- Kegiatan ini berdampak positif pada UMKM serta mempererat silaturahmi masyarakat meski sempat ada insiden kecil.
SuaraSumut.id - Berangsur-angsur, masyarakat Aceh mulai pulih dari bencana banjir yang melanda pada akhir November 2025. Balap Robin adalah salah satu upaya masyarakat di Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam, untuk perlahan bangkit dari bencana.
Hal ini tampak dari antusiasme masyarakat dalam mengikuti dan menyaksikan Balap Robin ini. Balap Robin atau Robin Cross adalah balapan antarperahu tradisional bermesin Robin milik nelayan.
Balap Robin berlangsung di sungai Lae Soraya yang membentang di Kecamatan Rundeng. Balapan ini biasanya berlangsung pada momen Lebaran atau Idulfitri atau menyambut 1 Syawal.
Tengku Fikri Wirlandi Kombi, salah satu warga yang menyaksikan balapan itu mengatakan kegiatan ini menjadi salah satu hiburan warga Subulussalam.
Menurutnya, lomba ini membuat pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terbantu. Fikri berharap pemerintah daerah mendukung penuh kegiatan ini.
“Kegiatan ini sangat positif karena menjunjung tinggi silaturahmi antara masyarakat. Dan kami harap kepada pemerintah agar selalu men-support event-event tahunan ini,” kata Fikri, dikutip Rabu (25/3).
Ketua Panitia Balap Robin, Muhammad Ikhwan Sambo mengatakan Balap Robin ini didukung jajaran dari Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Rundeng.
Tak pelak, ratusan masyarakat tampak memadati bantaran sungai yang menjadi lokasi balapan. Mereka antusias menyaksikan adu cepat mesin-mesin dari perahu kayu yang melaju kencang dengan suara khasnya.
Sempat terjadi ketegangan karena salah satu peserta ada yang karam akibat hantaman arus. Namun, kesiapsiagaan panitia dalam memberikan pertolongan membuat insiden tersebut tidak memakan korban.
Baca Juga: Antusias Warga Aceh Tamiang Halal Bihalal dengan Prabowo: Terima Kasih Pak!
“Masyarakat yang mengikuti perlombaan ini dari kalangan masyarakat seluruh Kecamatan Rundeng. Kami berencana mengajukan ke pemerintah kota untuk dilangsungkan perlombaan tingkat kota,” kata Ikhwan.
Panitia berharap lomba ini bisa terus berlangsung setiap tahunnya untuk mempererat tali silaturahmi. Lomba ini juga menjadi salah satu cara melestarikan budaya sungai yang menjadi ciri khas masyarakat Rundeng.
Tag
Berita Terkait
-
Antusias Warga Aceh Tamiang Halal Bihalal dengan Prabowo: Terima Kasih Pak!
-
Prabowo Lebaran di Aceh Tamiang: Pemulihan Pascabencana Hampir 100 Persen, Warga Sudah Keluar Tenda
-
Prabowo Salat Idul Fitri 1447 H di Aceh Tamiang, Disambut Takbir Ribuan Jemaah
-
Daftar 50 Lokasi Salat Idulfitri 2026 Muhammadiyah di Aceh Jumat 20 Maret 2026
-
Jelang Lebaran 2026, Jasa Penitipan Kucing di Banda Aceh Meningkat
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia
-
Kanwil Imigrasi Sumut Perkuat Sinergi dengan Pemkab Simalungun
-
MUI: Pria Berbusana Wanita Saat Karnaval Agustusan Haram
-
Kick Off Pembangunan Kantor Imigrasi, Upaya Imigrasi Sumut Dekatkan Layanan Publik
-
Temukan Kejanggalan Kematian Eks Istri Polisi, Keluarga Laporkan Dugaan Pembunuhan ke Polda Sumut