- Bencana longsor terjadi di Desa Sembahe, Deli Serdang pada Rabu dini hari akibat cuaca ekstrem hujan lebat.
- Peristiwa longsor mengakibatkan enam rumah rusak berat serta menyebabkan lima orang warga meninggal dunia di lokasi.
- Tim gabungan telah mengevakuasi korban dan membersihkan material longsor sehingga arus lalu lintas kembali dapat dilalui.
SuaraSumut.id - Bencana longsor terjadi di kawasan Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Rabu, 8 April 2026 sekitar pukul 01.30 WIB.
Longsor yang diakibatkan oleh kondisi cuaca ekstrem berupa hujan dan angin kencang mengakibatkan enam rumah rusak dan lima orang ditemukan meninggal dunia.
"Longsor merobohkan enam rumah dengan skala kerusakan berat," ujar Kabid Penanganan Darurat, Peralatan dan Logistik BPBD Provinsi Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati ketika dikonfirmasi SuaraSumut.id.
Ia menjelaskan pihaknya yang menerima informasi kejadian ini, bersama dengan personel dari Manggala Agni Sibolangit, kepolisian, Basarnas Medan, warga sekitar, kemudian turun melakukan evakuasi.
Dari proses evakuasi ini, lanjut Sri Wahyuni menjelaskan, pihaknya menemukan 6 korban di lokasi longsor yang terdiri dari 5 korban meninggal dunia, dan 1 korban dalam kondisi selamat.
Apapun kelima korban yang meninggal dunia yakni Gobal Sembiring (39), Riski Sembiring (14), Boy Simorangkir (51), Rosmawati br Ginting (49), Jamilah br Ginting (48).
Lanjut Sri Wahyuni menyampaikan untuk korban selamat, yakni Sehat br Tarigan usia 65 tahun.
"Korban tanah longsor di Sembahe di temukan pagi ini jam 06.20 dan langsung di bawa ke Rumah Sakit Pancur Batu," imbuhnya.
Sementara, Kapolsek Pancur Batu Kompol Junaidi ketika dikonfirmasi SuaraSumut.id, menjelaskan bahwa pihaknya bersama pihak terkait, sejak kejadian pada Rabu dinihari, turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan pembersihan material longsor.
Baca Juga: Nyak Sandang, Penyumbang Pembelian Pesawat Pertama RI Meninggal Dunia
"Untuk pagi ini, arus lalulintas di lokasi longsor (Desa Sembahe) sudah dapat dilewati, material longsor sudah dibersihkan," pungkasnya.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Belum Dapat Tenda Pemerintah, Warga Korban Gempa Flores Mulai Sakit-sakitan
-
BNPB Imbau Warga Waspadai Tindakan yang Picu Kebakaran Hutan dan Lahan
-
Wamensos dan Bappenas Bahas Penanganan Bencana serta Pengembangan Sekolah Rakyat
-
47 Peziarah Gunung Kailash Hilang Kontak Akibat Banjir Bandang Nepal
-
Korban Hilang Longsor Jalur Perbatasan Tibet - Nepal Melonjak Hingga 558 Orang
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Polres Batu Bara Ungkap 10 Kasus 3C, 17 Tersangka Diamankan
-
Perampok Bunuh Sopir Taksi Online di Deli Serdang Ditangkap, Motif Terdesak Beli Sabu
-
DJ Cantik di Medan Ditangkap Edarkan Vape Narkoba Merk Batman
-
Paparkan Gagal-Berhasilnya Ekonomi, Aktivis Mahasiswa: Kritik Anggota DPRD Medan Harus Pakai Data
-
Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan di Bappeda Langkat, Diduga Rebutan Proyek