Suhardiman
Sabtu, 18 April 2026 | 15:45 WIB
Mapolda Sumatera Utara. (Istimewa)
Baca 10 detik
  • Polda Sumut menetapkan dua tersangka kasus korupsi proyek e-katalog di Dinas Kominfo Tebing Tinggi pada Sabtu, 18 April 2026.
  • Tersangka yang ditetapkan terdiri dari seorang ASN Dinas Kominfo berinisial NER serta pihak swasta berinisial HA dari PT Whiz.
  • Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik melakukan operasi tangkap tangan terhadap dugaan penyimpangan anggaran proyek pengadaan di lingkungan dinas tersebut.

SuaraSumut.id - Polda Sumut menetapkan dua orang tersangka usai sebelumnya melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) dugaan korupsi e-katalog di Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Pemko Tebing Tinggi.

Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan ketika dikonfirmasi SuaraSumut.id, Sabtu 18 April 2026. Ia menjelaskan, dari pemeriksaan intensif penyidik Ditreskrimsus Polda Sumut, 2 orang ditetapkan tersangka.

"Dari pemeriksaan, untuk saat ini, 2 orang ditetapkan tersangka," katanya.

Kombes Ferry menjelaskan dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka tersebut adalah seorang pihak swasta berinisial HA dari perusahaan PT Whiz Digital Berjaya dan NER yang menjabat sebagai Kasubag Umum Kepegawaian Dinas Kominfo Kota Tebing Tinggi.

"Ada dari pihak swasta sama ASN pegawai Kominfo," katanya.

Informasi diperoleh, NER yang menjabat sebagai Kasubag Umum Kepegawaian Dinas Kominfo Kota Tebing Tinggi merupakan keponakan dari Wali Kota Tebing Tinggi, Irman Irdian Saragih.

Diberitakan sebelumnya, petugas kepolisian dari Ditreskrimsus Polda Sumut melakukan OTT di Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Pemko Tebing Tinggi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun pada Kamis (16/4/2026), operasi tersebut diduga berkaitan dengan proyek pengadaan melalui sistem e-katalog di lingkungan Dinas Kominfo Kota Tebing Tinggi. Kasus ini pun langsung menarik perhatian karena menyangkut pengelolaan anggaran publik.

Dalam operasi itu, tidak hanya pejabat internal yang diamankan. Sejumlah pihak lain, termasuk dari kalangan swasta, juga turut dibawa oleh petugas untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kontributor : M. Aribowo

Load More