- Seorang sopir truk tangki dibacok sekelompok begal di Medan Belawan usai melakukan bongkar muat pada 17 April 2026.
- Polres Pelabuhan Belawan menangkap dua pelaku berinisial RF dan STPS di Kelurahan Belawan Bahari pada 20 April 2026.
- Pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya yang diduga terlibat dalam aksi pembacokan dan perampokan tersebut.
SuaraSumut.id - Seorang sopir truk tangki mengalami luka-luka akibat dibacok kawanan begal di Kecamatan Medan Belawan. Peristiwa ini sempat viral di media sosial.
Dalam kasus tersebut, dua orang pelaku berinisial RF (27) dan STPS (26) ditangkap. Sementara beberapa pelaku lainnya masih dalam pengejaran petugas.
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Agus Purnomo mengatakan peristiwa terjadi pada Jumat, 17 April 2026 sekitar pukul 22.07 WIB.
Saat itu korban berinisial EF yang merupakan sopir truk tangki PT. Indra Angkola baru saja selesai membongkar muatan minyak di Pelabuhan Ujung Baru Belawan dan hendak pulang.
"Saat di perjalanan, korban diberhentikan oleh sekitar lima orang dengan alasan meminta sisa minyak bongkaran,” kata Agus kepada SuaraSumut.id, Selasa 21 April 2026.
Saat korban menghentikan kendaraannya, salah satu pelaku langsung mendekat dan melakukan aksi kekerasan.
“Korban sempat memberikan Rp3 ribu, namun pelaku mencoba merampas handphone korban. Saat korban melakukan perlawanan, pelaku menusuk paha kanan korban sehingga terjadi perkelahian, dan pelaku lainnya menyerang korban menggunakan senjata tajam jenis celurit,” ujarnya.
Kasus ini dilaporkan kepada pihak kepolisian. Tim Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan yang mendapat laporan lalu melakukan penyelidikan.
Hasilnya, pada Senin, 20 April 2026, petugas menangkap kedua pelaku di kawasan Kelurahan Belawan Bahari.
"Dari pemeriksaan awal, keduanya mengakui keterlibatan mereka dalam aksi perampokan tersebut," ujarnya.
Polisi kini masih terus mengembangkan kasus tersebut dan memburu pelaku lain yang diduga turut terlibat dalam aksi brutal itu.
“Kami masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lain yang terlibat dalam kasus ini,” jelasnya.
Pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu melapor jika menemukan tindak kriminal maupun membutuhkan bantuan aparat.
“Kami menghimbau kepada masyarakat agar segera menghubungi Call Center 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian, sehingga dapat segera ditindaklanjuti,” katanya.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Kapal Pengangkut 1,16 Ton Ketamine di Belawan Sudah Dipantau Aparat Sejak Agustus
-
Penyelundupan 1 Ton Ketamine di Belawan Digagalkan, 7 WNI dan 1 WNA Ditangkap
-
Sergap Kapal di Belawan, Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1 Ton Ketamin dan Amankan WNA
-
Polisi Beberkan Kronologi Begal Taksi Online di Pamulang
-
Dibuntuti dari Bank, Uang Rp 1,3 Miliar di Mobil WNA Dirampok di Cikampek
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Polisi Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi di Deli Serdang, Raup Rp80 Juta
-
GAPKI Soroti Tantangan Produksi-Tata Kelola Sawit di IPOS Forum ke-11
-
Mobil Mercedes-Benz Tabrak Warung Mi Balap di Deli Serdang, Satu Orang Tewas
-
Air di Sejumlah Wilayah Medan-Deli Serdang Mati, Ternyata karena Ini
-
Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional