Suhardiman
Kamis, 23 April 2026 | 13:00 WIB
Polisi menangkap begal dalam angkot di Medan. [ist]
Baca 10 detik
  • Polisi menangkap pelaku berinisial AY pada 22 April 2026 atas aksi begal sadis di angkot kawasan Medan Belawan.
  • Pelaku menodongkan pisau dan merampas tas korban AH di dalam angkot nomor 81 pada 26 Maret 2026.
  • Pelaku mengakui telah terlibat dalam aksi serupa di tiga lokasi berbeda bersama komplotannya yang kini sedang diburu.

SuaraSumut.id - Polisi mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (begal) yang terjadi di dalam angkutan kota di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap seorang pelaku berinisial AY (22) pada Rabu, 22 April 2026. Sementara satu pelaku lainnya masih diburu.

Kapolsek Belawan AKP Ponijo menjelaskan, aksi begal itu terjadi pada Kamis, 26 Maret 2026 malam. Saat itu korban berinisial AH menaiki angkot nomor 81 menuju Belawan.

“Saat tiba di depan Hotel Budi, dua orang pelaku naik ke dalam angkot dan langsung menodongkan pisau ke korban," katanya kepada SuaraSumut.id, Kamis 23 April 2026.

Menurutnya, kedua pelaku langsung menekan korban agar menyerahkan barang berharganya. Dalam kondisi terancam, korban tidak bisa berbuat banyak meski sempat meminta pertolongan.

“Pelaku mengatakan "sini tasmu, kutikam kau nanti". Korban sempat berteriak, namun tidak ada yang menolong. Setelah berhasil merampas tas korban, pelaku langsung turun dan melarikan diri ke belakang Hotel Budi,” ujarnya.

Usai menerima laporan korban, personel Polsek Belawan melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap pelaku.

Saat diperiksa, AY mengakui terlibat dalam aksi begal tersebut bersama seorang rekannya yang kini masih dalam pengejaran. Tidak hanya itu, ia juga mengaku pernah melakukan aksi serupa di tiga lokasi berbeda bersama kelompoknya.

“Pelaku mengakui melakukan aksi tersebut bersama rekannya. Selain itu, yang bersangkutan juga mengakui terlibat dalam aksi begal di tiga lokasi lainnya bersama kelompoknya,” ungkapnya.

Polsek Belawan kini terus mengembangkan kasus tersebut untuk memburu pelaku lain sekaligus mengungkap kemungkinan keterlibatan jaringan begal yang lebih luas.

Kontributor : M. Aribowo

Load More