- Persiraja Banda Aceh menjamu PSMS Medan pada Sabtu, 2 Mei 2026, tanpa kehadiran penonton di stadion.
- Komdis PSSI memberikan sanksi akibat insiden kericuhan dan penyerangan perangkat pertandingan saat melawan Garudayaksa FC.
- Selain larangan penonton, Persiraja dikenai denda sebesar Rp30 juta dan memutuskan tidak mengajukan banding atas putusan tersebut.
SuaraSumut.id - Laga panas antara Persiraja Banda Aceh melawan PSMS Medan dijadwalkan berlangsung pada Sabtu malam, 2 Mei 2026. Pertandingan dipastikan akan digelar tanpa kehadiran penonton.
Keputusan ini menyusul sanksi tegas dari PSSI melalui Komite Disiplin (Komdis) setelah insiden kericuhan yang terjadi usai pertandingan melawan Garudayaksa FC, Minggu (19/4).
"Benar, kami sudah menerima salinan surat tersebut, dan tentu saja itu mengejutkan karena hukumannya terlalu berat," kata Sekretaris Umum Persiraja, Rahmat Djailani, melansir Antara, Jumat, 1 Mei 2026.
Berdasarkan salinan keputusan Komdis PSSI tertanggal 25 April 2026, Persiraja dinyatakan melanggar Kode disiplin PSSI 2025 setelah terjadi penyerangan dan pemukulan terhadap perangkat pertandingan oleh oknum suporter usai laga melawan Garudayaksa di Stadion H Dimurthala, Banda Aceh.
Dalam putusannya, Komdis PSSI menjatuhkan sanksi berupa larangan menggelar pertandingan dengan penonton sebanyak satu kali saat Persiraja bertindak sebagai tuan rumah. Sanksi ini berlaku pada laga terdekat.
Dengan demikian, pertandingan kandang Persiraja kontra PSMS Medan dipastikan akan berlangsung tanpa kehadiran penonton di stadion pada Sabtu malam, 2 Mei 2026 mendatang.
Tak hanya itu, kata Rahmad, selain sanksi tanpa penonton, Persiraja juga dikenai denda sebesar Rp30 juta. Komdis turut mengingatkan bahwa pelanggaran serupa di masa mendatang dapat berujung pada hukuman yang lebih berat.
Meski demikian, lanjut dia, PSSI juga membuka ruang untuk Persiraja jika ingin melakukan banding atas keputusan tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam Kode disiplin PSSI.
"Tetapi, kita tidak melakukan banding lagi, karena jaraknya sangat dekat dari keputusan sanksi ke pertandingan terdekat," demikian Rahmat Djailani.
Berita Terkait
-
5 Film Horor Korea Terbaik yang Tembus 1 Juta Penonton, Terbaru 'Salmokji'
-
Film Salmokji Tembus 1 Juta Penonton di Bawah 10 Hari, Rekor Horor Tercepat
-
Setelah 2 Tahun, The King's Warden Jadi Film Korea Pertama Lampaui 10 Juta Penonton
-
Cerita Pemain Jepang Yusuke Sasa Main di Tangerang, Depok hingga Jadi Mualaf di Bogor
-
3 Gebrakan John Herdman Usai Ditunjuk Jadi Pelatih Timnas Indonesia
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
-
Warga di Sumut Kini Bisa Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik Lama, Cukup Lengkapi 3 Syarat Ini
-
Daftar Promo Hari Buruh 2026, Banyak Diskon Spesial Makanan dan Minuman
-
Promo Alfamart Hari Ini 1 Mei 2026, Diskon Murah Banget
-
Promo dari Traveloka, Diskon Tiket Pesawat 55 Persen Hingga Hotel Bintang 5