- Dua ekor kerbau warga di Desa Simanampang dan Sidagal, Tapanuli Utara, diserang satwa liar pada 18-19 Mei 2026.
- Hasil investigasi BBKSDA Sumut mengonfirmasi bahwa jejak kaki di lokasi kejadian berasal dari seekor Harimau Sumatera dewasa.
- Akibat serangan tersebut, satu ekor anak kerbau ditemukan dalam kondisi tidak utuh dan satu lainnya terluka parah.
SuaraSumut.id - Warga Kecamatan Siatas Barita, Kabupaten Tapanuli Utara, dibuat resah setelah kejadian yang diduga kuat melibatkan serangan harimau Sumatera terjadi di dua desa berbeda.
Dalam peristiwa tersebut, satu ekor anak kerbau milik warga dilaporkan hilang dan ditemukan dalam kondisi tidak utuh. Sementara seekor kerbau lainnya mengalami luka-luka serius.
Peristiwa yang diduga merupakan serangan satwa liar ini terjaditerjadi di Desa Sidagal dan Desa Simanampang pada 18 hingga 19 Mei 2026.
Kasi Humas Polres Tapanuli Utara, Aiptu Walpon Baringbing mengatakan, kerbau milik warga diduga diserang harimau saat ditambatkan di area perladangan dan dekat perkampungan.
Menurut keterangan yang dihimpun, kejadian pertama dialami Riko Tampubolon (41), warga Dusun I Gonting Pege, Desa Simanampang. Pada Senin sore, 18 Mei 2026, ia menambatkan dua ekor induk kerbaunya di lokasi yang biasa digunakan, dekat area perkampungan.
Namun pada Selasa, 19 Mei 2026, ia mendapati kedua kerbaunya sudah terlepas dari tambatan. Satu ekor kerbau ditemukan mengalami luka-luka pada bagian kepala, leher, dan badan.
"Awalnya Riko menduga kerbau tersebut berkelahi dengan kerbau lain karena belum curiga adanya serangan harimau," katanya melansir Antara, Jumat, 22 Mei 2026.
Kejadian kedua dialami oleh Gosen Panjaitan (54), warga Dusun III Desa Sidagal. Ia mengaku menambatkan satu ekor induk kerbau dan seekor anak kerbau betina berusia sekitar tujuh bulan di kawasan Perladangan Lombang pada Senin sore.
Saat hendak menurunkan kerbau untuk diberi minum pada Selasa (19/5/2026) sekitar pukul 13.00 WIB, anak kerbau miliknya dengan perkiraan berat sekitar 70 kilogram sudah hilang dari lokasi.
Setelah dilakukan pencarian, sekitar 200 meter dari lokasi penambatan ditemukan bagian perut dan kaki anak kerbau dalam kondisi tidak utuh.
Mendapat laporan tersebut, pihak kepolisian bersama Tim NJO COP Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan.
Berdasarkan hasil penelitian tim BBKSDA, jejak yang ditemukan di lokasi dipastikan merupakan jejak harimau Sumatera dewasa dengan ukuran tapak kaki lebar 14 sentimeter dan panjang 13 sentimeter.
Tim BBKSDA Sumut juga telah diterjunkan untuk melakukan penanganan satwa liar serta memberikan rasa aman kepada masyarakat sekitar.
Pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat beraktivitas di area perladangan maupun lokasi penambatan ternak dan segera melaporkan kepada aparat apabila kembali terjadi kejadian serupa.
Berita Terkait
-
Sehari di Central Park Zoo, Momen Lucu Tak Terduga yang Memorable
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
Novel Man Tiger, Misteri Pembunuhan Anwar Sadat dan Labirin Pengkhianatan
-
Bayaran Darah Loreng Perak
-
Di Tengah Penangguhan Sanksi FIFA, Klub Malaysia Datangkan Pemain Naturalisasi Harimau Malaya
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Diduga Diterkam Harimau, Anak Kerbau Ditemukan Tak Utuh di Tapanuli Utara
-
Hanyut Saat Mandi Sungai Bareng Teman, Bocah 8 Tahun Ditemukan Tewas di Deli Serdang
-
Imigrasi Gagalkan Keberangkatan 13 WNI Calon Jemaah Haji Nonprosedural di Kualanamu
-
11 Desa di Lima Kecamatan Aceh Utara Dilanda Banjir Rob dan Abrasi Pantai
-
Tarif Parkir Inap Bandara Kualanamu 2026, Ini Rinciannya