- Sebanyak 11 desa di lima kecamatan Aceh Utara dilanda banjir rob dan abrasi sejak pekan lalu.
- Cuaca ekstrem memicu banjir yang merendam permukiman warga, akses jalan, hingga area persawahan masyarakat sekitar.
- Sebanyak 179 kepala keluarga dari tiga desa di Kecamatan Lapang terpaksa mengungsi ke rumah kerabat.
SuaraSumut.id - Sebanyak 11 desa di lima kecamatan di Kabupaten Aceh Utara, dilanda banjir rob hingga abrasi pantai. Peristiwa itu terjadi sejak pekan lalu dan terus meluas hingga hari ini.
"Akibat cuaca ekstrem, sehingga menyebabkan abrasi pantai dan banjir rob atau pasang purnama," kata Kepala Pelaksana BPBA, Bahron Bakti, melansir Antara, Kamis, 21 Mei 2026.
Daerah yang terkena banjir rob serta abrasi pantai tersebut yakni, di Kecamatan Lapang tiga desa yaitu Gampong Kuala Cangkoi, Matang Baroh dan Kuala Keureuto.
Kemudian, di Kecamatan Seunuddon Gampong Kuala Lhok Puuk. Kecamatan Samudera di Gampong Kuala Sawang dan Blang Nibong.
Lalu, di Kecamatan Dewantara dua desa yaitu Gampong Glumpang Sulu Timu dan Bluka Teubai, dan tiga desa di Kecamatan Muara Batu, yakni Gampong Bungkaih, Cot Seurani dan Meunasah Drang.
Sampai saat ini banjir rob masih menggenangi sebagian rumah warga di sana, hingga merendam badan jalan dan area persawahan masyarakat sekitar.
"Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, daerah ini hampir setiap tahun diterjang gelombang tinggi, masyarakat harus tetap waspada," ujarnya.
Sebanyak 179 kepala keluarga (KK) dari tiga desa di Kecamatan Lapang mengungsi ke rumah kerabat, yakni Gampong Kuala Cangkoi 56 KK, Matang Baroh 103 KK, dan Kuala Keureuto sekitar 20 KK.
Hingga saat ini banjir rob atau pasang surut air terus terjadi, dan air masih menggenangi sebagian rumah warga serta hunian sementara (Huntara).
Berita Terkait
-
Gerak Cepat Tangani Rob Pati, Ahmad Luthfi Siapkan Rp400 Juta untuk Rehabilitasi Tanggul
-
Wamensos Minta Aceh Utara Penuhi Syarat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen
-
Penurunan Muka Tanah dan Hilangnya Mangrove Bikin Pantura Kian Rentan Banjir Rob, Adakah Solusinya?
-
Waspada Fenomena Bulan Purnama, BMKG Prediksi Banjir Rob Kepung Pesisir NTT Hingga 2 Juni
-
Proyek Tol Semarang-Demak Seksi 1B Capai 83 Persen
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Bulog Sumut Salurkan 18,11 Juta Liter Minyakita, Harga Tetap Sesuai HET
-
Ayah Penelantar Anak di Aceh Dihukum Bersihkan Masjid 100 Jam
-
Dukung Gelaran Internasional, Kanwil Imigrasi Sumut Terima Audiensi Ikatan Motor Indonesia
-
Pilu Driver Ojol Disabilitas di Medan, Ditabrak Angkot - Motor Dibawa Kabur Maling
-
Duduk Santai di Rel, Wanita 55 Tahun Tewas Tertabrak Kereta Api di Medan