- Badan Gizi Nasional menangguhkan operasional 8.182 unit SPPG di seluruh Indonesia selama periode Januari 2025 hingga Mei 2026.
- Penangguhan disebabkan oleh masalah infrastruktur, manajemen, mutu gizi, serta insiden kesehatan yang dialami penerima manfaat program tersebut.
- Sebanyak 5.659 unit SPPG telah kembali beroperasi setelah memenuhi ketentuan, sementara 2.213 unit lainnya masih menjalani masa suspend.
SuaraSumut.id - Sejak program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan pada Januari 2025 hingga akhir Mei 2026, sebanyak 8.182 SPPG tercatat pernah dikenai penghentian operasional sementara (suspend).
"Terhitung sejak program MBG dimulai pada tanggal 6 Januari 2025 sampai tanggal 29 Mei 2026, dari total 27.208 SPPG yang saat ini sudah beroperasi di seluruh Indonesia, sebanyak 8.182 SPPG sudah pernah di-suspend," kata Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik S. Deyang dalam keterangan tertulisnya, Senin, 1 Juni 2026.
Di Wilayah I yang mencakup Pulau Sumatera, terdapat 5.968 SPPG yang sudah beroperasi. Dari jumlah tersebut, 148 SPPG yang masih di-suspend.
Rinciannya, 10 SPPG di-suspend akibat kejadian menonjol, sedangkan 138 SPPG di-suspend akibat permasalahan infrastruktur, manajemen organisasi, dan mutu gizi.
Sebanyak 610 SPPG di wilayah ini yang semula di-suspend sudah beroperasi kembali. Dengan demikian, total sebanyak 758 SPPG telah di-suspend.
Untuk wilayah II meliputi Pulau Jawa, dari 16.594 SPPG yang beroperasi, sebanyak 1.666 SPPG yang masih di-suspend.
Sebanyak 61 SPPG di-suspend akibat kejadian menonjol, sedangkan 1.605 SPPG di-suspend akibat permasalahan infrastruktur, manajemen organisasi, dan mutu gizi.
Sementara itu, 1.800 SPPG yang semula sudah di-suspend, kini telah beroperasi kembali.
"Jadi dari wilayah II, total sebanyak 3.466 SPPG telah di-suspend," ujar Nanik.
Sedangkan di Wilayah III meliputi Pulau Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua, dari 4.646 SPPG yang sudah beroperasi, sebanyak 399 SPPG yang masih di-suspend.
Sebanyak 25 SPPG di-suspend akibat kejadian menonjol, sedangkan 374 SPPG di-suspend akibat permasalahan infrastruktur, manajemen organisasi dan mutu gizi.
Di wilayah ini, sebanyak 3.559 SPPG yang semula sudah di-suspend telah beroperasi kembali. Dengan demikian, total sebanyak 3.959 SPPG di wilayah III telah di-suspend.
Total 8.182 SPPG pernah di-suspend. Dari jumlah tersebut, 5.659 SPPG telah dicabut status pembekuannya dan kembali beroperasi setelah memenuhi persyaratan yang ditetapkan.
Namun masih 2.213 SPPG masih harus menjalani masa suspend, karena belum memenuhi ketentuan sesuai juknis, baik manajemen maupun bangunan SPPG.
Nanik menjelaskan sanksi suspend dapat dijatuhkan karena berbagai sebab. Misalnya, menu yang diproduksi SPPG menyebabkan kejadian menonjol seperti gangguan pencernaan, diare, dan muntah-muntah, menu yang disajikan SPPG tidak sesuai budget belanja bahan baku yaitu 8.000 dan 10.000, sengaja me-mark up harga bahan baku, serta jika alur bangunan SPPG tidak sesui juknis.
Berita Terkait
-
Zulhas Minta Waktu Sebulan ke Prabowo untuk Benahi Tata Kelola MBG
-
Bisa Cegah Stunting, Peneliti UI Usul Sirup Sawit Merah Masuk Menu MBG
-
DPR Siapkan Panja Khusus Awasi Program MBG, Ini Alasannya
-
Tahun Ajaran Baru Dimulai, MBG Hadir Lagi: Kritik Publik Kembali Menggema?
-
Banyak Penyalahgunaan! Zulhas Minta Sebulan Bereskan MBG Sebelum Lapor Prabowo
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Kala Anak Nasabah PNM Mekaar Berkata 'Orang Tua Saya Berjuang di Sawah, Saya Berjuang di Sekolah'
-
Gempa Guncang Gayo Lues Aceh
-
Prabowo Berencana Bentuk Dewan Pengawas BGN, Nanik Diminta Jadi Ketua
-
Eksekusi Cambuk di Simeulue, Dua Terhukum Jalani Hukuman di Depan Umum
-
JPMorgan Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Target Harga Tembus Rp3.400