- Aipda HSR dari Polres Tapsel menabrak mobil warga di Jalan Karya Wisata, Medan, pada 28 Mei 2026.
- Pelaku melakukan penabrakan karena cemburu dan menduga istrinya berselingkuh dengan pemilik mobil yang ia kejar tersebut.
- Polda Sumut menempatkan Aipda HSR dalam patsus guna pemeriksaan lebih lanjut atas laporan pidana dan kode etik.
SuaraSumut.id - Oknum Polres Tapsel Aipda HSR, yang tabrak mobil warga di Jalan Karya Wisata Medan, diduga dipicu rasa cemburu karena mengira istrinya berselingkuh, berujung di Patsus Propam Polda Sumut.
"Kini Aipda HRS sudah di-patsus," terang Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan dalam keterangan kepada SuaraSumut.id, Selasa (30/6/2026).
Meski demikian, Ferry mengatakan proses pemeriksaan masih berlangsung sehingga jenis pelanggaran maupun sanksi yang akan dijatuhkan kepada Aipda HSR belum dapat dipastikan.
Insiden tersebut terjadi di Jalan Karya Wisata, Medan Johor, pada 28 Mei 2026. Saat itu, Aipda HSR diduga sengaja menabrakkan mobil Toyota Kijang Innova yang dikendarainya ke mobil Honda HR-V milik warga berinisial LH hingga mengalami kerusakan.
"Tabrak belakang ya oleh personel Polri atas nama HSR," ungkapnya.
Menurut Ferry, aksi itu bermula dari informasi yang diterima HSR bahwa istrinya sedang pergi bersama LH. Diliputi rasa cemburu, ia kemudian mengejar kendaraan korban hingga akhirnya terjadi penabrakan.
"Terlapor mendapat informasi bahwa istrinya pergi bersama yang bersangkutan (LH). Jadi, terlapor cemburu dan melakukan pengejaran hingga mobil pelapor ditabrak," ujarnya.
Namun, setelah mobil korban berhasil dihentikan, istri HSR ternyata tidak berada di dalam kendaraan tersebut.
Aksi penabrakan itu sempat mengundang perhatian warga dan pengguna jalan. Rekaman CCTV yang memperlihatkan kejadian tersebut juga beredar luas di media sosial hingga viral.
Baca Juga: Alwi Hasbi Silalahi: Pemko Medan Harus Total Beri Jaminan Keamanan di Rakernas Apeksi
Korban kemudian melaporkan peristiwa itu melalui jalur pidana umum dan pelanggaran kode etik profesi Polri pada 8 Juni 2026. Saat ini, penyelidikan masih dilakukan oleh penyidik dari masing-masing satuan kerja terkait.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Alwi Hasbi Silalahi: Pemko Medan Harus Total Beri Jaminan Keamanan di Rakernas Apeksi
-
Modus Pura-pura Check-in Hotel, Komplotan Curanmor Gasak Motor CRF di Parkiran
-
Eks Aktivis Reformasi 98 Dukung Prabowo, Minta Koruptor MBG Dihukum Seumur Hidup
-
Sinergi Kawal Kedaulatan Hukum, Imigrasi Sumut Ambil Bagian dalam Diskusi RUU HPI di USU
-
Duel Berdarah di Belawan: Pekerja Kontainer Lawan Begal Bermartil Demi Ponsel Kerja
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
2 Pembunuh Wakil Rektor ITB Kabanjahe Ternyata Buruh Bangunan, Pernah Kerja di Rumah Korban
-
Eks Wali Kota Sibolga Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Pasar Ikan Modern
-
Massa Pemulung Nilai PT DPM Tak Hormati Proses Hukum
-
Perkuat Pengelolaan Anggaran Jelang Akhir Tahun, Imigrasi Sumut Gelar Coaching Clinic
-
2 Pelaku Perampokan-Pembunuhan Wakil Rektor ITB Kabanjahe Ditangkap