Andi Ahmad S
Minggu, 28 Juni 2026 | 22:37 WIB
Ketua Umum Badko HMI Sumut, Alwi Hasbi Silalahi [Ist]
Baca 10 detik
  • Kota Medan resmi menjadi tuan rumah Rakernas Apeksi 2026 untuk mendorong sektor industri MICE serta menggerakkan ekonomi kerakyatan.
  • Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi Pemko Medan guna menghapus stigma negatif dan meningkatkan kepercayaan investor melalui stabilitas keamanan.
  • Pelaksanaan acara diharapkan memberikan dampak ekonomi nyata bagi pelaku UMKM lokal dan memperkuat posisi Medan sebagai destinasi investasi.

SuaraSumut.id - Penunjukan Kota Medan sebagai tuan rumah Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Rakernas Apeksi) 2026 menjadi tonggak strategis bagi masa depan ibu kota Provinsi Sumatera Utara.

Perhelatan nasional ini dinilai bukan sekadar agenda rutin birokrasi, melainkan instrumen vital untuk memulihkan citra kota serta menggerakkan roda ekonomi kerakyatan secara masif.

Secara teoretis, acara ini merupakan implementasi nyata dari industri MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) yang memiliki daya dampak luas melalui multiplier effect (efek pengganda) terhadap berbagai sektor jasa dan perdagangan di daerah.

Selama beberapa tahun terakhir, narasi publik mengenai Kota Medan sering kali dibayangi oleh stigma negatif terkait isu keamanan, yang memunculkan julukan satir "Gotham City" di media sosial.

Pelaksanaan Rakernas Apeksi 2026 dipandang sebagai momentum paling tepat untuk melakukan rebranding secara fundamental.

Keberhasilan Medan dalam mengelola ajang besar sebelumnya, seperti turnamen sepak bola internasional AFF, telah menunjukkan bahwa stabilitas keamanan adalah modal utama dalam membangun investor confidence.

Jika Rakernas ini berjalan sukses dan aman, Medan diprediksi akan semakin diminati sebagai destinasi investasi jangka panjang dan pariwisata alternatif.

Menanggapi hajatan besar tersebut, Tokoh Pemuda Sumatera Utara yang juga mantan Ketua Umum Badko HMI Sumut, Alwi Hasbi Silalahi, memberikan catatan kritis sekaligus pesan optimisme kepada Pemerintah Kota (Pemko) Medan.

"Penunjukan Medan sebagai tuan rumah Rakernas Apeksi 2026 ini harus dimanfaatkan secara total. Ini momentum emas untuk menghapus stigma 'Gotham City' yang merugikan citra kita. Pemko Medan dan aparat penegak hukum harus memberikan jaminan penuh terhadap stabilitas wilayah serta kenyamanan para tamu delegasi," ujar Alwi Hasbi Silalahi di Medan, Minggu (28/6/2026).

Baca Juga: Modus Pura-pura Check-in Hotel, Komplotan Curanmor Gasak Motor CRF di Parkiran

Dalam perspektif ekonomi publik, industri MICE memiliki karakteristik pengeluaran peserta yang tinggi.

Ribuan delegasi dari seluruh pemerintah kota di Indonesia akan membutuhkan akomodasi perhotelan, transportasi, hingga konsumsi kuliner.

Alwi menekankan agar keuntungan ekonomi ini tidak hanya dinikmati oleh korporasi besar, melainkan juga menyentuh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

"Para delegasi yang datang adalah kelompok berdaya beli tinggi. Sektor UMKM dan kerajinan lokal khas Medan harus diberi ruang prioritas sebagai etalase utama di lokasi acara. Pemuda Sumut akan mengawal agar momentum ini membawa berkah ekonomi yang merata bagi masyarakat arus bawah," tegas Alwi.

Sebagai wujud tanggung jawab terhadap kepercayaan publik, Pemko Medan diharapkan segera merumuskan peta jalan pengamanan dan layanan pendukung yang transparan.

Kehadiran tokoh pemuda dan organisasi masyarakat dalam mendukung acara ini menjadi indikator penting bahwa sinergi lintas sektoral di Medan telah terbangun dengan baik.

Load More