- Seorang ibu di Medan kehilangan harta benda akibat rumahnya dibobol maling saat merawat anaknya di RSUD Dr. Pirngadi.
- Kapolrestabes Medan merespons viralnya kasus ini dengan memberikan pendampingan psikologis serta bantuan penggantian barang yang hilang kepada korban.
- Kepolisian Medan memprioritaskan pengungkapan tindak pidana pencurian tersebut untuk memberikan keadilan serta dukungan moral bagi korban yang sedang berduka.
SuaraSumut.id - Di tengah perjuangannya merawat anak yang tengah sakit dan menjalani perawatan di rumah sakit, seorang ibu di Kora Medan justru menghadapi cobaan lain yang tak kalah menyakitkan.
Rumah yang menjadi satu-satunya tempat tinggalnya dilaporkan dibobol maling saat ia fokus menjadi anaknya. Peristiwa memilukan ini menjadi sorotan publik setelah video sang ibu menangis histeris viral di berbagai platform media sosial.
Dalam video yang dilihat, Rabu, 1 Juli 2026, perempuan itu mengaku rumahnya dibobol pencuri saat ia selama hampir dua pekan menjaga anaknya yang sedang menjalani perawatan di RSUD Dr. Pirngadi Medan.
Tak hanya kehilangan harta benda, ia juga baru saja ditinggal sang suami untuk selama-lamanya sebelum anaknya jatuh sakit dan harus dirawat di rumah sakit.
Sambil menahan tangis, ibu tersebut memohon bantuan agar kasus yang dialaminya mendapat perhatian.
"Aku kemalingan pak, tolonglah aku. Lakik ku meninggal, anak ku sakit masuk rumah sakit, rumah ku dimaling," katanya.
Korban mengaku telah melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian dan juga menyampaikan peristiwa tersebut kepada kepala lingkungan. Namun, pada saat itu, ia merasa belum mendapatkan solusi yang diharapkannya.
Menanggapi video viral tersebut, Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak mengaku prihatin atas musibah yang dialami korban.
"Saya turut prihatin. Dalam video itu dijelaskan ibu tersebut mengalami beberapa kemalangan. Suaminya meninggal, anaknya sakit dan dirawat di rumah sakit, lalu saat pulang justru mendapati rumahnya kemasukan pencuri dan sejumlah barang hilang," kata Jean Calvijn kepada SuaraSumut.id.
Baca Juga: 2 Penadah Emas Batangan Curian Rp160 Juta di Siantar Ditangkap
Tak mau menunggu lama setelah mengetahui informasi tersebut, Kapolrestabes langsung memerintahkan Kasat Reskrim Polrestabes Medan untuk menghubungi dan mengundang korban ke Mapolrestabes Medan.
Menurutnya, langkah pertama yang dilakukan bukan hanya menangani laporan pidana, tetapi juga memberikan pendampingan psikologis kepada korban dan anaknya.
"Pendekatan pertama adalah trauma healing terhadap ibu itu dan anaknya. Kami juga mengundang Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) untuk memastikan kondisi kesehatannya," katanya.
Lebih lanjut, Jean memastikan pihaknya akan membantu mengganti barang-barang milik korban yang hilang akibat aksi pencurian tersebut.
"Kami memastikan barang-barang yang hilang akan kami belikan kembali dan kami berikan kepada ibu tersebut supaya paling tidak hatinya sedikit tenang terlebih dahulu," ungkapnya.
Meski demikian, Kapolrestabes menegaskan proses hukum terhadap pelaku pencurian tetap menjadi prioritas. Ia meminta jajarannya segera mengungkap kasus tersebut.
Berita Terkait
-
Ngaku Mau ke Toilet, Perempuan Ini Malah Gasak Motor Siswa SMK yang Dikenal Lewat MiChat
-
Misteri Kematian Mantan Istri Polisi di Medan, Propam Dalami Peran Brigadir IH
-
Piala Presiden 2026: Persija Bisa Tersingkir Meski Bantai PSMS Medan
-
Salinan Film Fortitude Raib, Netflix Dinilai Lalai hingga Digugat $105 Juta
-
Piala Presiden 2026: Persebaya Pastikan Tiket Semifinal usai Tekuk PSMS
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Meriahkan HUT ke-81 RI, BRI Hadirkan Banyak Promo Istimewa
-
81 Tahun Indonesia Merdeka: Kondisi Jalan di Deli Serdang Sumut Kupak-kapik, Belum Merdeka?
-
Bamsoet Kecam Penurunan Bendera Merah Putih di Hari Damai Aceh
-
BNPB Instruksikan 8 Langkah Penanganan Gempa M 7,7 di NTT
-
Bayi Gajah Sumatera Ditemukan Mati di Aceh Timur, BKSDA Ungkap Dugaan Penyebabnya