- Dua penambang emas berinisial EN dan Z tewas tertimbun tanah longsor di Desa Aek Guo, Mandailing Natal, Sabtu (4/7/2026).
- Bencana longsor terjadi saat para pekerja melakukan aktivitas penambangan emas secara manual pada kondisi tanah yang tidak stabil.
- Kepolisian Mandailing Natal sedang melakukan penyelidikan mendalam terkait insiden tersebut serta mendata korban lain yang diduga masih tertimbun.
SuaraSumut.id - Longsor terjadi di kawasan pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara.
Peristiwa yang terjadi Desa Aek Guo, Kecamatan Batang Natal, pada Sabtu, 4 Juli 2026 menyebabkan dua orang meninggal dunia.
Kedua korban diketahui berinisial EN (40) warga Desa Tarlola, dan Z (50) warga Desa Aek Guo, Kecamatan Batang Natal.
Informasi yang dihimpun, awalnya sekelompok penambang sedang aktivitas penambangan emas secara manual di lokasi tersebut. Kondisi tanah yang labil diduga menyebabkan material longsor dan menimbun para pekerja.
Kasat Reskrim Polres Mandailing Natal, AKP Tri Boy Alvin Siahaan mengatakan, kedua korban diduga meninggal akibat tertimbun material longsor.
"Korban meninggal dunia sebanyak dua orang, berinisial EN dan Z. Dugaan sementara akibat tertimbun material longsor," katanya melansir Antara, Senin, 6 Juli 2026.
Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi. Petugas juga telah turun ke lapangan untuk melakukan penanganan awal serta pengumpulan data.
Terkait laporan adanya tujuh orang lainnya yang sempat tertimbun, hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai kondisi mereka. Proses pendataan dan pencarian masih terus dilakukan.
Penyebab pasti longsor masih dalam penyelidikan. Namun dugaan awal mengarah pada kondisi tanah yang tidak stabil di area pertambangan ilegal tersebut.
Polisi juga tengah mendalami kemungkinan adanya unsur pidana dalam aktivitas PETI tersebut, termasuk pihak-pihak yang bertanggung jawab atas operasional tambang ilegal di lokasi kejadian.
Berita Terkait
-
Dugaan Cuci Uang Emas Ilegal Diusut, Modusnya Samarkan Hasil Tambang Tanpa Izin
-
Rumah Warga di Benhil Jakpus Hancur Gegara Tanah Longsor, Begini Penampakannya
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Kondisi Bangunan Terdampak Longsor di Petamburan
-
Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
2 Penambang Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal Mandailing Natal
-
SDM Unggul Jadi Kunci Pariwisata Berkelanjutan di Kawasan Danau Toba
-
Pemkot Medan dan Pemkab Deli Serdang Dilaporkan ke Ombudsman Sumut, Ini Perkaranya
-
ODGJ di Karo Tewas Diduga Dikeroyok, Satu Pelaku Ditangkap Polisi
-
Diskon Tiket Kereta di PRSU 2026, Berlaku hingga Perjalanan ke Pulau Jawa