- Tiga anggota Satpol PP Bireuen viral karena video joget sambil mengacungkan jari tengah saat mengenakan seragam dinas.
- Pelaku membuat video klarifikasi dan permohonan maaf kepada masyarakat Bireuen, Aceh, serta instansi tempat mereka bekerja.
- Ketiga anggota tersebut mengakui kesalahan, menyesali perbuatannya, dan berjanji tidak akan mengulangi tindakan serupa di masa depan.
SuaraSumut.id - Sebuah video memperlihatkan anggota Satpol PP mengenakan seragam dinas berjoget sambil mengacungkan jari tengah viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, awalnya seorang anggota Satpol PP pria memegang lengan rekan perempuan dan mendorongnya ke arah dinding.
Perempuan tersebut lalu membalas dorongan itu sebelum keduanya melakukan gerakan berjoget di depan kamera. Anggota Satpol PP perempuan itu juga tampak mengacungkan jari tengah.
Tak lama kemudian, muncul seorang anggota Satpol PP perempuan lainnya yang mengenakan seragam berbeda lengkap dengan baret. Ia juga ikut berjoget di depan kamera dengan latar musik dari salah satu lagu band populer.
Video singkat tersebut kemudian diunggah ulang di berbagai akun media sosial dan menuai beragam komentar dari netizen.
Anggota Satpol PP Bireuen Minta Maaf
Setelah video itu viral, tiga anggota Satpol PP-WH Bireuen akhirnya membuat klarifikasi sekaligus menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.
Dalam video permintaan maafnya, ketiganya memperkenalkan diri sebagai Darmayanti, Afriani, dan Azhar. Mereka menyampaikan penyesalan atas tindakan yang telah dilakukan.
Permintaan maaf tersebut disampaikan melalui video yang diunggah di akun TikTok @satpolppwhbireuen.
Baca Juga: Siswa Asal Sumut-Aceh Raih Beasiswa Kuliah dari Telkomsel
"Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Kabupaten Bireuen khususnya dan masyarakat Aceh umumnya serta alim ulama dan instansi tempat kami bekerja," kata wanita dalam video tersebut, dilihat Jumat, 10 Juli 2026.
Mereka mengaku telah melakukan kesalahan dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan serupa di kemudian hari.
"Kami mengakui bahwa tindakan tersebut adalah murni kesalahan kami dan tidak dapat dibenarkan.
Perbuatan tersebut juga menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat serta mencoreng citra institusi Satpol PP-WH," ujarnya.
"Kami berjanji tidak akan mengulangi perbuatan serupa. Kami juga menerima segala kritik serta konsekuensi sesuai dengan ketentuan yang berlaku sebagai bentuk tanggungjawab," katanya.
Berita Terkait
-
Profil Jessica Mila Disorot Usai Pulau Padar Viral, Begini Perjalanan Karier Sang Aktris
-
Makna Mendalam Surah Ad-Duha yang Viral Dibaca Demi Hadiah Miras di The Sounds Project
-
Jaga Hutan dengan Kearifan Lokal, Pemerintah Genjot Status Hukum Masyarakat Adat Gunung Kong
-
Viral Kurir SPX Express Kembalikan Uang Rp92 Juta, Ini Sosok di Balik Itikad Jujurnya
-
Pasokan Semen Aceh Tertekan, SIG Perkuat Pabrik dan Distribusi
Terpopuler
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
- 17 Kode Redeem FF 25 Agustus 2026: Kesempatan Dapat Voucher dan Skin Senjata Terbaru
- Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani
Pilihan
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
-
Sibuk Padamkan Api Saat Kebakaran, Akademisi Sebut Negara Pelit Cegah Karhutla
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
Terkini
-
Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan di Bappeda Langkat, Diduga Rebutan Proyek
-
Cara Membersihkan Jamur di Kamar Mandi dengan Bahan Sederhana
-
Gara-gara HP Hilang, Anak Sekap Ibu Kandung di Deli Serdang
-
WNA Selundupkan Vape Narkoba ke Medan Lewat Bandara, Diselip di Lipatan Baju
-
DFSK E5 Plus 'Tancap Gas' di Medan: Canggih, Nyaman dan Sangat Irit