- Pemuda berinisial MAH (18) menyekap dan mengancam ibu kandungnya menggunakan pisau di Deli Serdang pada Selasa, 26 Agustus 2026.
- Peristiwa tersebut dipicu oleh emosi pelaku yang tidak menemukan telepon selulernya dan terlibat pertengkaran dengan keluarganya.
- Petugas Polsek Medan Tembung segera mendatangkan lokasi kejadian untuk mengamankan pelaku beserta barang bukti pisau.
SuaraSumut.id - Warga yang bermukim di Jalan Anugrah IV, Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang, digegerkan dengan aksi seorang anak yang menyekap ibu kandungnya.
Seorang pemuda berinisial MAH (18) diduga menyekap ibu kandungnya sendiri di dalam rumah dan mengancamnya dengan pisau, pada Selasa (26/8/2026).
Kapolsek Medan Tembung Kompol Ras Maju Tarigan mengatakan, petugas langsung mendatangi lokasi setelah menerima informasi tersebut.
Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), polisi memastikan kondisi korban sekaligus mengamankan MAH.
“Awalnya HP pelaku ini tidak kelihatan,” katanya kepada SuaraSumut.id, Rabu (26/8/2026).
Berdasarkan pemeriksaan awal, persoalan bermula ketika MAH tidak menemukan telepon selulernya. Ia kemudian menanyakan keberadaan HP tersebut kepada kakaknya yang berada di rumah.
Namun, pertanyaan mengenai HP tersebut justru berkembang menjadi pertengkaran antara MAH dan kakaknya.
Situasi semakin memanas setelah sang ibu diduga ikut membela anaknya yang lain dalam perselisihan tersebut.
Emosi MAH kemudian disebut semakin meningkat. Polisi menduga pemuda tersebut melakukan penyekapan terhadap ibu kandungnya di dalam rumah.
Dalam rangkaian kejadian itu, MAH juga diduga mengancam ibunya menggunakan pisau. Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Medan Tembung langsung menuju lokasi untuk mengendalikan situasi.
"Yang bersangkutan sudah diamankan dah dibawa (ke Polsek) untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," ungkap Kapolsek.
Selain mengamankan terduga pelaku, polisi turut menyita sebilah pisau yang diduga digunakan dalam peristiwa tersebut. Barang bukti itu kemudian dibawa ke kantor polisi untuk kepentingan penyelidikan.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Karyawan Koperasi di Tangerang Disekap-Ditelanjangi Bos, Disuruh Berbuat Tak Senonoh
-
Kronologis Ayu dan Susi Disekap di Myanmar, Berawal dari Butuh Kerja
-
Penyekap Wanita di Bekasi Ditangkap, Siksa Korban 10 Hari karena Cemburu
-
9 Hari Mencekam! Kisah Wanita di Bekasi Lolos dari Penyekapan Pacar yang Cemburu Buta
-
Terkuak Motif Penyekapan di Bekasi: Pelaku Cemburu, Siksa Korban Dibantu Karyawan
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan di Bappeda Langkat, Diduga Rebutan Proyek
-
Cara Membersihkan Jamur di Kamar Mandi dengan Bahan Sederhana
-
Gara-gara HP Hilang, Anak Sekap Ibu Kandung di Deli Serdang
-
WNA Selundupkan Vape Narkoba ke Medan Lewat Bandara, Diselip di Lipatan Baju
-
DFSK E5 Plus 'Tancap Gas' di Medan: Canggih, Nyaman dan Sangat Irit