- Warga Teluk Nibung, Tanjungbalai, menggeruduk rumah pasutri pada Kamis, 23 Juli 2026, karena kasus pencabulan anak yatim piatu.
- Pelaku berinisial D mencabuli korban ARM yang berusia 12 tahun setelah membujuknya menggunakan handphone pada Senin, 4 Mei 2026.
- Polisi mengamankan pelaku D dengan ancaman sembilan tahun penjara, sementara istrinya diperiksa sebagai saksi setelah insiden tersebut menjadi viral.
SuaraSumut.id - Aksi amuk massa terjadi terhadap seorang guru PPPK dan suaminya di Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara, buntut kasus dugaan pencabulan terhadap anak yatim piatu.
Warga yang geram lalu menggeruduk rumah terduga pelaku D alias A (37) dan istrinya A, untuk selanjutnya diamankan polisi. Video kejadian ini kemudian viral di media sosial.
Kasi Humas Polres Tanjung Balai Ipda M Ruslan mengatakan, kasus dugaan pencabulan terhadap korban ARM (12) terjadi Senin 4 Mei 2026 siang sekitar pukul 13.00 WIB di sebuah rumah.
"Dengan cara membujuk korban dengan memberi HP untuk dimainkan oleh korban," katanya saat dikonfirmasi, Kamis 23 Juli 2026.
Ruslan menjelaskan setelah korban asyik bermain HP, terduga pelaku kemudian membuka celana korban dan melakukan perbuatan tidak senonoh.
Usai kejadian, lanjut Ruslan mengatakan, korban lalu menceritakan kejadian pahit ini kepada ibu sambungnya.
"Pelapor ibu sambung korban merasa keberatan membuat LP ke Polres Tanjung Balai," ungkapnya.
Atas kasus ini, personel Unit PPA Satreskrim Polres Tanjung Balai kemudian melakukan pemeriksaan dari pihak korban, pihak terlapor, dan saksi ahli psikologi.
"Terhadap diduga terlapor dikenai Pasal 415 huruf b jo pasal 417 dari UU RI No 1 tahun 2023 tentang KUHPidana. Ancaman hukuman 9 tahun," ucapnya.
Disinggung mengenai oknum guru yang merupakan istri terduga pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan dengan status saksi.
Baca Juga: Guru di Tanjungbalai Diamuk Warga, Diduga Bawa Siswa SD ke Suami untuk Dicabuli
"Sebagai saksi, guru PPPK paruh waktu," tukasnya.
Diberitakan, suasana di Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara, mendadak memanas setelah ratusan warga mendatangi rumah pasangan suami istri (pasutri), yang videonya viral di media sosial.
Kedatangan massa dipicu setelah beredar kabar bahwa seorang oknum guru berstatus Apratur Sipil Negara (ASN) inisial A diduga menyerahkan siswa SD laki-laki kepada suaminya D.
Di mana sang suami guru itu diduga nekat melakukan melakukan tindakan asusila kepada siswa tersebut.
Dalam video tampak warga mengepung rumah terduga pelaku. Situasi sempat memanas saat warga yang geram langsung melampiaskan amarahnya.
Beruntung, pihak kepolisian cepat datang ke lokasi. Proses evakuasi berlangsung langsung dramatis. D kemudian berhasil masuk ke dalam mobil patroli.
Berita Terkait
-
Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?
-
Rp31,1 Triliun Disiapkan, PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Mulai 2027
-
Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG
-
Gubsu Bobby Nasution Minta Publik Hentikan Komentar Negatif terhadap Korban MBG di Karo
-
IDAI: Keamanan Pangan MBG Tak Cukup dengan Guru Mencicipi Makanan
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Kepergok Curi Sawit-Bacok Warga, Pria Ini Ditangkap saat Sembunyi Bersama Istri Siri
-
Kondisi Udara di Sumut Mengkhawatirkan karena Asap, Jarak Pandang Turun hingga 1 Km
-
Kecelakaan Maut di Balige, Kakak-Adik Naik Motor Tewas Tabrakan dengan Mobil
-
Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026 Kemenpora, BRI Dukung Ekosistem Olahraga Nasional
-
Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh