Suhardiman
Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:24 WIB
Anggota Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Harry Alexander (tengah), Anggota Badan Pelaksana BPKH Indra Gunawan (kiri) dan Direktur Utama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk Imam Teguh Saptono (kanan) berbincang di sela Synergy Roadshow 2026 di Medan, Jumat (14/8/2026). [Ist]
Baca 10 detik
  • BPKH dan Bank Muamalat memperluas ekosistem layanan haji digital melalui rangkaian acara Synergy Roadshow 2026 di Medan.
  • Kolaborasi strategis ini mengoptimalkan BPKH Apps dan aplikasi Muamalat DIN untuk mempermudah pendaftaran serta pelunasan jemaah.
  • Penguatan layanan terintegrasi ini bertujuan memberikan kemudahan akses, meningkatkan nilai tambah, dan mendukung pertumbuhan ekonomi syariah.

SuaraSumut.id - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bersama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (Bank Muamalat) memperkuat kolaborasi dalam pengembangan ekosistem layanan haji nasional.

Kolaborasi ini bertujuan untuk pengembangan layanan perbankan syariah yang mendukung kebutuhan calon jemaah.

Penguatan tersebut diwujudkan melalui Synergy Roadshow 2026 di Medan. Kegiatan ini menjadi rangkaian terakhir setelah sebelumnya digelar di Jakarta hingga Makassar.

Anggota Badan Pelaksana BPKH Harry Alexander mengatakan, sinergi kedua institusi diarahkan untuk menghadirkan layanan yang semakin mudah, cepat, dan terintegrasi bagi calon jemaah.

“Yang terpenting adalah bagaimana sinergi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi calon jemaah di seluruh Indonesia, mulai dari akses terhadap layanan hingga kemudahan dalam mempersiapkan kebutuhan ibadah haji," kata Harry, Jumat (14/8/2026).

Menurut Harry, salah satu fokus pengembangan adalah optimalisasi BPKH Apps untuk mendukung integrasi pembukaan rekening setoran dan rekening pelunasan haji.

BPKH dan Bank Muamalat juga mengembangkan akuisisi calon jemaah, aktivitas cross selling, optimalisasi likuiditas dana haji, serta layanan pembayaran digital melalui integrasi payment gateway Bank Muamalat.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Muamalat Imam Teguh Saptono mengatakan, rangkaian Synergy Roadshow 2026 menjadi momentum memperkuat koordinasi BPKH dan Bank Muamalat di berbagai wilayah.

“Medan merupakan lokasi terakhir penyelenggaraan Synergy Roadshow 2026 setelah sebelumnya digelar di Jakarta, Surabaya, Bandung, Yogyakarta, dan Makassar,” ungkap Imam.

Menurut Imam, rangkaian tersebut juga menjadi ruang untuk menangkap peluang pengembangan layanan haji dan umrah.

“Sinergi BPKH dan Bank Muamalat merupakan upaya bersama untuk menghadirkan layanan, produk, dan nilai tambah yang semakin baik bagi masyarakat. Haji dan umrah merupakan ekosistem besar yang memiliki multiplier effect bagi berbagai sektor ekonomi dan sosial. Melalui kolaborasi ini kami ingin memperkuat layanan sekaligus memberikan kebermanfaatan yang berkelanjutan,” katanya.

Bank Muamalat terus mengembangkan layanan berbasis kebutuhan masyarakat melalui digitalisasi, termasuk fitur Bank Haji pada aplikasi Muamalat DIN, kemudahan pendaftaran dan pelunasan haji, serta pemanfaatan Kartu Haji Indonesia.

BPKH dan Bank Muamalat juga memperkuat edukasi masyarakat, optimalisasi proses layanan haji, layanan kustodian, serta inovasi yang mendukung tata kelola dan kemudahan akses calon jemaah.

Penguatan layanan tersebut diharapkan berjalan seiring dengan pertumbuhan bisnis Bank Muamalat secara berkelanjutan sebagai bagian dari ekosistem keuangan syariah.

Load More