Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 05 September 2026 | 09:25 WIB
Seorang wartawan memotret Gunung Sinabung saat menyemburkan abu vulkanik di Desa Kutarayat, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Rabu (2/9/2026). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan aktivitas Gunung Sinabung masih berada pada Level III atau Siaga berdasarkan hasil pemantauan hingga Rabu (2/9) pukul 06.00 WIB, dengan lima kali gempa hybrid dan empat kali gempa vulkanik dalam, serta mengimbau masyarakat dan wisatawan menjauhi puncak gunung. [ANTARA FOTO/Yudi Manar/tom]
Baca 10 detik
  • Gunung Sinabung di Kabupaten Karo berstatus Siaga setelah erupsi besar melontarkan abu setinggi 3.500 meter pada Senin (31/8).
  • Sebaran abu vulkanik memaksa 650 jiwa mengungsi dan berdampak pada permukiman serta lahan pertanian di beberapa kecamatan.
  • Pemerintah daerah mensterilkan kawasan berbahaya, menyediakan posko pengungsian, serta mendistribusikan kebutuhan dasar bagi para korban.

Pemerintah juga menyiapkan skenario apabila aktivitas Gunung Sinabung kembali meningkat.

Desa Payung, Kecamatan Payung, sementara ditetapkan dalam kondisi siaga dan dipersiapkan untuk menghadapi kemungkinan evakuasi susulan.

Aktivitas warga pun mulai disesuaikan. Pelajar tingkat SMP yang bersekolah di luar Desa Payung untuk sementara mendapatkan layanan antar-jemput dari Satpol PP Kabupaten Karo.

Di lokasi pengungsian, kebutuhan dasar warga juga mulai dipenuhi. Pemerintah mengaktifkan dapur umum tiga kali sehari, menyediakan pasokan air bersih, serta menyesuaikan kegiatan belajar mengajar bagi siswa SD Negeri 040475 Tiga Serangkai yang berada di lokasi pengungsian.

Load More