- Pengacara Kepala SPPG Tebingtinggi berinisial IA membantah tudingan dugem, selingkuh, dan penelantaran keluarga pada Rabu, 23 September 2026.
- Pihak IA melaporkan sejumlah akun media sosial ke Polrestabes Medan karena menyebarkan video tanpa melakukan konfirmasi terlebih dahulu.
- Pengacara meminta kepolisian menyelidiki sumber pertama penyebar video yang mencemarkan nama baik kliennya tersebut di Medan.
SuaraSumut.id - Kepala SPPG Tebingtinggi berinisial IA yang viral usai diciduk istri diduga dugem bersama wanita lain di Medan.
Henry Pakpahan selaku pengacara dari IA membantah sejumlah tudingan yang beredar, termasuk isu penelantaran anak dan keberadaan perempuan lain dalam video yang menjadi sorotan.
Henry mengatakan, berdasarkan keterangan kliennya, kegiatan yang dilakukan dalam video tersebut hanya sebatas menjemput. Ia membantah adanya kegiatan lain sebagaimana yang ditudingkan di media sosial.
"Bahwasanya klien saya dan menurut keterangan dari klien saya, klien saya hanya menjemput. Bukan ada kegiatan lain," kata Henry kepada SuaraSumut.id, Rabu (23/9/2026).
Terkait video yang beredar, Henry menyebut rekaman tersebut sebenarnya telah lama dimiliki oleh istri dan mertua kliennya.
Namun, video tersebut kemudian dibagikan ke sejumlah pihak yang menurutnya perlu ditelusuri lebih lanjut.
"Video ini sudah lama dimiliki oleh istri dan mertuanya. Akan tetapi, tiba-tiba dibagi ke beberapa yang kita patut curigai ada unsur lain terhadap klien saya," ujarnya.
Henry juga membantah tudingan bahwa kliennya melakukan penelantaran terhadap anak dan istri. Menurutnya, tudingan tersebut tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.
"Saya akan jawab. Masalah penelantaran anak, itu tidak ada dilakukan oleh klien saya. Itu semua bohong," tegasnya.
Ia menambahkan, kliennya hingga saat ini masih bersedia memenuhi kewajiban memberikan nafkah kepada istrinya. Henry juga membantah isu yang menyebut kliennya memiliki hubungan dengan perempuan lain.
"Klien saya sejauh ini tetap menyanggupi untuk memberikan nafkah kepada istrinya. Dan seperti yang dibilang, kan itu ada perempuan, itu tidak benar. Tidak ada itu," jelasnya.
Terkait laporan yang dibuat kliennya, Henry menjelaskan bahwa laporan tersebut ditujukan terhadap sejumlah akun media sosial yang dinilai telah menyebarkan informasi atau video tanpa terlebih dahulu melakukan konfirmasi kepada pihak klien.
"Laporan yang dilaporkan klien saya itu melaporkan beberapa akun media sosial yang sebelumnya tidak ada melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada klien saya," kata Henry.
Mengenai status pekerjaan kliennya, Henry mengaku belum dapat memberikan informasi lebih lanjut apakah kliennya berstatus sebagai ASN atau bukan.
"Untuk sejauh ini saya belum dapat menginformasikan apakah klien saya ASN atau tidak," ujarnya.
Berita Terkait
-
Viral Plafon JPO Daan Mogot Menjuntai Imbas Tersangkut Kendaraan Besar
-
Moreno Minta Maaf Usai Video Call Saat Rapat DPR, Ini Alasannya
-
Dari Viral Culture ke Real-Life Culture: Eranya Gen Z Cari Pengalaman Nyata
-
Viral Video Jurnalis Sekaligus Calon Gubernur Peru Susy Isabel Tewas Ditembak Saat Kampanye
-
Buntut Kasus Jatah Makan Bolosego di Alun-Alun Kidul, Oknum Polisi Polsek Kraton Dipatsus
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
Pilihan
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
-
MBG Makan Korban Lagi, Siswa SD Lampung Meninggal Tersedak Menu Kelengkeng
Terkini
-
Kepala SPPG Tebingtinggi Bantah Tudingan Dugem-Selingkuh, Laporkan Sejumlah Akun Medsos ke Polisi
-
BRI InFrame 2026 Hadirkan Kompetisi Fotografi dengan Tema Potret Ekonomi Kerakyatan
-
Kompolnas Dalami Kematian Eks Istri Polisi dengan Luka Tembak di Medan, Apa Hasilnya?
-
Viral Kepala SPPG Tebingtinggi Diciduk Istri Diduga Bareng Wanita Lain, Dilaporkan ke KPPG-Polisi
-
BRI Private Hadirkan Layanan Premium Medical Check Up untuk Kesehatan Anda