- BNNP Sumut menggerebek toko roti di Medan Marelan pada Rabu, 7 Oktober 2026.
- Petugas mengamankan pria berinisial MS dan menyita tiga bungkus sabu seberat 297,24 gram.
- Tersangka mengaku telah mengedarkan sabu selama lima tahun dan memperolehnya dari buronan berinisial S.
SuaraSumut.id - Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara (BNNP Sumut) menggerebek sebuah toko roti di Jalan Marelan Raya, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, yang diduga mengedarkan narkoba jenis sabu.
Dalam pengungkapan yang dilakukan pada Rabu (7/10/2026) sore, petugas BNNP Sumut mengamankan seorang pria berinisial MS (42). Dari lokasi, petugas menyita tiga bungkus plastik transparan berisi sabu dengan berat total netto sekitar 297,24 gram.
Kabid Pemberantasan dan Intelijen BNNP Sumut, Kombes Pol Joshua Tampubolon, menjelaskan bahwa pengungkap itu setelah pihaknya menerima informasi masyarakat mengenai dugaan aktivitas transaksi narkotika di kawasan tersebut.
"Berdasarkan Informasi masyarakat tentang adanya peredaran narkotika jenis sabu yang sering melakukan transaksi," katanya, Rabu (21/10/2026).
Berdasarkan hasil penyelidikan, Kombes Joshua mengatakan petugas kemudian mendatangi lokasi dan melakukan penggeledahan.
"(Saat) melakukan penggeledahan didapati M SYAFII berada di dalam kamar dan ditemukan 3 bungkus klip transparan diduga sabu berat 297,24 Gram di gantungan baju," katanya.
Saat diperiksa, Joshua menerangkan, MS mengakui bahwa barang bukti tersebut merupakan miliknya. Ia mengaku memperoleh sabu itu dari seseorang berinisial S.
Kepada petugas, MS juga mengaku telah menjalankan aktivitas penjualan narkotika jenis sabu selama sekitar lima tahun.
"Pelaku mengaku sudah lima tahun berjualan narkotika jenis sabu," tuturnya.
Petugas selanjutnya membawa tersangka beserta barang bukti ke kantor BNNP Sumut untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.
"(Tim) melakukan pengembangan dan pengejaran kepada bandarnya S yang diduga sudah mengetahui dan melarikan diri," katanya.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Gerebek Lagi Kampung Boncos! Polisi Sita 7 Alat Hisap Sabu hingga Palu
-
Polisi Bongkar Peredaran Sabu Modus Permen Jeruk di Garut
-
Gencar Gerebek Kampung Narkoba, Kompolnas Ingatkan Polisi Tak Abaikan HAM dan Keselamatan Personel
-
Gerebek Apartemen Springwood Tangerang, Polisi Temukan Setengah Kilogram Lebih Tembakau Sintetis!
-
Sarang Bandar Narkoba di Kampung Ambon Nyolong Listrik, Aliran Langsung Diputus PLN
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
Terkini
-
BNNP Sumut Gerebek Toko Roti di Medan Diduga Edarkan Sabu, 1 Orang Ditangkap
-
Mahasiswa ISTP Diajak Memahami Praktik Tambang yang Bertanggung Jawab
-
Sindikat Judi Online Kamboja di Medan Dibongkar, 5 Orang Ditangkap
-
Baru Sebulan Tinggal di Sumut, Mahasiswa Asal Aceh Jadi Korban Pencurian
-
Konten Kreator Medan Ngaku Ditawari Rp80 Juta agar Tak Bahas Karhutla Dipolisikan