Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pesta Narkoba, Pejabat Aceh Tenggara Ditangkap Usai Dugem di Medan

Suhardiman Rabu, 30 September 2020 | 16:27 WIB

Pesta Narkoba, Pejabat Aceh Tenggara Ditangkap Usai Dugem di Medan
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko memaparkan kasus penyalahgunaan narkoba. (Suara.com/Muhlis)

Mereka ditangkap usai dugem (keluar) dari tempat hiburan malam di Medan.

SuaraSumut.id - Polisi menangkap oknum pejabat di Pemkab Aceh Tenggara terkait kasus narkoba. Mereka ditangkap usai dugem (keluar) dari tempat hiburan malam di Medan.

Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko mengatakan, ada delapan orang yang ditangkap.

"Ada enam pria dan dua wanita. Mereka positif (narkoba) dan ditetapkan tersangka," kata Riko Sunarko, Rabu (30/9/2020).

Para pihak yang ditangkap, kata Riko, tiga diantaranya mengaku sebagai PNS.

"Dari enam ini, tiga mengaku sebagai PNS dan tiga swasta," ungkapnya.

Riko mengatakan, mereka ditangkap di depan salah satu hotel di Kota Medan. Polisi menemukan barang bukti pil ekstasi di bagian jok mobil depan yang ditumpangi mereka.

"Barang buktinya tidak bisa kita hadirkan karena telah dibawa ke Labfor. Dari hasil pemeriksaan benar itu pil ekstasi," katanya.

Dari pengakuan tersangka, kata Riko, sebanyak 6 butir pil ekstasi dibeli melalui seseorang di Kota Medan.

"Mereka lupa berapa dibeli, tapi pengakuannya ada yang mengkonsumsi setengah, seperempat. Dari mana pil ekstasi didapat masih kita selidiki," jelasnya.

Riko mengatakan, mereka mengaku ke Medan untuk menjenguk istri bupati.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait