alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Edy Rahmayadi Serahkan Kasus Penyerangan Satgas Covid-19 Sumut ke Polisi

Suhardiman Kamis, 22 Oktober 2020 | 19:01 WIB

Edy Rahmayadi Serahkan Kasus Penyerangan Satgas Covid-19 Sumut ke Polisi
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi langsung meninjau diduga lokasi perjudian. (Foto: Istimewa)

Edy menyebut telah menyerahkan proses hukumnya pada pihak kepolisian.

SuaraSumut.id - Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi menyayangkan kasu penyerangan petugas Satgas Penanganan Covid-19 saat melakukan razia tersebut.

Edy menyebut telah menyerahkan proses hukumnya pada pihak kepolisian. Ia mengatakan, tempat yang tidak melaksanakan protokol kesehatan harus ditindak.

"Mereka tidak mengindahkan protokol kesehatan, tidak pakai masker, tidak jaga jarak dan sangat diduga mereka melakukan kegiatan ilegal sepertinya judi, karena didapatkan kertas-kertas bernomor serta koin dan alat alatnya," kata Edy, Kamis (22/10/2020).

Saat ini tempat tersebut statusnya masih ditutup oleh Satgas Penanganan Covid-19 Sumut. Edy mengaku, Sumut tidak menjalankan PSBB, namun masyarakat haruslah melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat dan disiplin.

"Tetap harus kita jaga. Nah inilah rakyat kita harus disiplin, dalam kondisi sulit seperti ini, tengah malam masih melakukan seperti itu. Sumut tidak memberlakukan PSBB, bukan berarti terus seenaknya. Kita harus tetap disiplin, dasarnya Inpres, Pergub dan Perbup atau Perwal," ujarnya.

Mobil Satgas Covid-19 dirusak saat melakukan penertiban protokol kesehatan (Foto: Istimewa)
Mobil Satgas Covid-19 dirusak saat melakukan penertiban protokol kesehatan (Foto: Istimewa)

Edy meninjau dan masuk ke lokasi penyerangan Satgas Covid-19, namun ruko yang diduga menjadi tempat perjudian tersebut sudah kosong.

Ia menemukan koin-koin yang diduga sebagai bagian alat judi. Edy lalu memanggil Kapolres Pelabuhan Belawan dan Kapolsek Medan Labuhan untuk meminta keterangan terkait peristiwa tersebut.

Diketahui, Satgas Penanganan Covid-19 Mebidang diserang saat melakukan operasi yustisi protokol kesehatan di Kecamatan Labuhan Deli Kabupaten Deli Serdang, Rabu (21/10/2020) malam.

Sebelumnya lokasi itu sudah ditutup pada 9 Oktober 2020 karena melanggar protokol kesehatan. Bahkan masih terpasang spanduk tanda penutupan di sana.

Namun saat tim melakukan pengecekan, ternyata tempat tersebut masih buka dan tidak melaksanakan protokol kesehatan. Satgas yang melakukan operasi malam itu, kemudian diserang oleh ratusan orang.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait