Rentan Alami ISK, Ini yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil

Namun tidak semua ibu hamil akan mengalami gejala ISK.

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Selasa, 24 November 2020 | 16:19 WIB
Rentan Alami ISK, Ini yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil
Ibu hamil (Unsplash)

SuaraSumut.id - Infeksi Saluran Kemih (ISK) memengaruhi hingga 10% ibu hamil, yang disebabkan oleh perubahan hormon.

"Jika Anda hamil dan merasa menderita ISK, Anda harus berbicara dengan dokter," kata Kristyn M. Brandi, MD, MPH, Asisten Profesor Kebidanan, Ginekologi, dan Kesehatan Reproduksi di Sekolah Kedokteran Rutgers New Jersey.

Meski mudah diobati, infeksi ini dapat menyebabkan komplikasi. Namun, tidak semua orang akan mengalami gejalanya.

Faktanya, bakteriuria asimtomatik atau terdeteksinya sejumlah bakteri pada urine tapi tidak menunjukkan gejala terjadi pada sekitar 2% hingga 7% kehamilan.

Baca Juga:Hilary Duff Positif Covid-19 Saat Hamil, Apa Dampaknya Pada Ibu dan Janin?

"Itulah mengapa pemeriksaan rutin diperlukan," imbuh Monique Rainford, MD , Kepala Obstetri dan Ginekologi di Yale Health, dilansir Insider.

Ilustrasi ibu hamil. [Shutterstock]
Ilustrasi ibu hamil. [Shutterstock]

Rainford merekomendasikan ibu hamil untuk menjalani kultur urine, metode pemeriksaan untuk mendeteksi adanya bakteri di dalam urine sebagai tanda ISK, pada penderita bakteriuria asimtomatik.

Para ahli merekomendasikan skrining tidak hanya pada kunjungan pranatal pertama, tetapi juga selama trimester kedua dan ketiga.

Tetapi, bagi Anda yang masih menduga-duga apa gejala dari ISK, berikut beberapa di antaranya:

  • Disuria, nyeri atau sensasi terbakar saat buang air kecil
  • Urgensi kencing, kebutuhan mendesak untuk sering buang air kecil
  • Urine keruh
  • Hematuria, adanya darah dalam urine
  • Nyeri perut, merasakan tekanan yang tidak nyaman di dalam atau di dekat daerah perut bagian bawah

ISK sangat umum terjadi pada ibu hamil lantaran tubuh mereka mengalami banyak perubahan fisiologis selama kehamilan, seperti pelebaran ureter, penurunan konsentrasi urine, peningkatan volume kandung kemih, dan penurunan tonus ureter dan kandung kemih.

Baca Juga:Ibu Hamil dengan Gizi Buruk dan Anemia Rentan Terinfeksi Covid-19

Perubahan tersebut menurunkan kemampuan saluran kemih melawan bakteri, sehingga meningkatkan risiko ISK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini