facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kubu Akhyar dan Bobby Saling Klaim Unggul di Pilkada Medan

Chandra Iswinarno Rabu, 09 Desember 2020 | 17:35 WIB

Kubu Akhyar dan Bobby Saling Klaim Unggul di Pilkada Medan
Bobby Nasution dan Akhyar Nasution saat pencoblosan di Pilkada Medan. [Foto: Suhardiman]

Kedua tim pemenangan saling klaim bahwa pasangan calon mereka lebih unggul.

SuaraSumut.id - Pertarungan Bobby Nasution-Aulia Rachman dan Akhyar Nasution-Salman Alfarisi berlangsung sengit di Pilkada Medan. Kedua tim pemenangan saling klaim bahwa pasangan calon mereka lebih unggul.

Tim Pemenangan Bobby-Aulia menyatakan pasangannnya unggul dalam quick count yang dilakukan dua lembaga survei.

"Dua survei melakukan quick count hasilnya menunjukkan Bobby- Aulia lebih unggul," kata Juru Bicara Tim Pemenangan Bobby-Aulia, Ikrimah Hamidy, kepada wartawan, Rabu (9/12/2020).

Ia mengaku, hasil survei Median sudah 100 persen data masuk. Dari data survei itu, perolehan suara paslon Akhyar-Salman 44,9% dan Bobby - Aulia 55,1%.

Baca Juga: Perhitungan Suara di TPS Bobby Nyoblos: Akhyar-Salman 49, Bobby-Aulia 73

"Survei Jawa Pos grup data masuk sudah 95,14%. Paslon Akhyar - Salman 45,9 persen dan Bobby -Aulia 54,05%. Bagi kita data itu relatif pergerakan suara, jadi sangat kecil sekali ada perubahan. Apalagi data dari saksi kita di lapangan, datanya juga tidak jauh dari kedua lembaga survei itu," ujarnya.

Sementara itu, tim pemenangan Akhyar-Salman mengaku unggul berdasarkan hasil perhitungan internal sebanyak 220 TPS. Jumlah tersebut merupakan 10 persen dari 4.303 TPS yang ada.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Tim Pemenangan Akhyar-Salman (AMAN) di posko pemenangan Jalan Jenderal Sudirman Medan, Rabu (9/12/2020).

"Kita menyatakan tidak sesuai hasil quick count dengan real count. Kita kan ingin yang real. Yang masuk baru 10 persen dari jumlah TPS yang ada dan kita unggul," kata Ketua Tim Pemenangan Akhyar-Salman, Ibrahim Tarigan.

Pihaknya hingga saat ini masih belum mau mengklaim bahwa kontestasi telah dimenangkan oleh siapa pun. Sebab proses penghitungan dan data real yang masuk baru 10 persen.

Baca Juga: Gubernur Edy Soal Pilkada Medan: Yang Menang Pasti Marga Nasution

"Bahkan dari data yang kita terima, kita unggulnya jauh sekali," ujarnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait