Gagal Divaksin Covid-19, Wali Kota Serang Ngaku Habis Makan Durian

Ia gagal divaksin lantaran tekanan darahnya tinggi.

Chandra Iswinarno
Kamis, 14 Januari 2021 | 14:15 WIB
Gagal Divaksin Covid-19, Wali Kota Serang Ngaku Habis Makan Durian
Wali Kota Serang Syafrudin menyebut akan membatasi jamaat di gereja saat ibadat natal [BantenHits.com/Mahyadi].

SuaraSumut.id - Wali Kota Serang Syafrudin salah satu orang yang gagal divaksin Covid-19,  Kamis (14/1/2021). Ia gagal divaksin lantaran tekanan darahnya tinggi.

"Sebelum divaksin kita diperiksa dulu, ternyata saya tensinya tinggi. Tensi saya 144/74," katanya, kepada wartawan.

Syafrudin menyebut, tensi darahnya tinggi karena kurang tidur dan habis memakan buah durian.

"Sepertinya kurang tidur, habis makan durian semalam," ungkap Ketua DPD PAN Banten ini.

Baca Juga:Mulai Vaksinasi Bulan Depan, Thailand Tambah Pesanan Dosis Vaksin COVID-19

Meski gagal divaksin, ia mengaku tetap akan menjalani vaksin Covid-19 pada tahap selanjutnya.

"Hari ini gagal, saya ikut jadwal selanjutnya. Mungkin enggak di sini tapi di Serang," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Bagaimana Prediksimu untuk Tahun 2026? Lebih Baik atau Lebih Suram?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Trivia Natal: Uji Pengetahuan Anda Tentang Tradisi Natal di Berbagai Negara
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Kepribadian: Siapa Karakter Ikonik Natal dalam Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mitos vs Fakta Sampah: Cara Cerdas Jadi Pahlawan Kebersihan Lingkungan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini