Penelusuran kemudian berlanjut dengan mencari petugas Imigrasi yang berkompenten untuk memberikan keterangan terkait dugaan kasus pemerkosaan ini.
Baik di PLBN Entikong maupun di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Entikong di Jalan Raya Entikong. Tak satu pun pejabat Imigrasi di sana berani memberikan komentar.
R pun tidak berada di kantornya. Petugas Imigrasi di sana menyebut R tidak ke kantor sejak kemarin.
"Kemungkinan Bapak lagi ke Pontianak," ujar Kasubsi Informasi Keimigrasian Kanim Kelas II TPI Entikong, Judi Susilo kepada Suara.com, ditemui di ruangannya, Selasa (19/1/2021).
Baca Juga:Pejabat Imigrasi Entikong Diduga Perkosa Pegawainya, Polisi Turun Tangan
Sementara di parkiran Kanim Kelas II TPI Entikong terlihat ada mobil dinas milik pejabat.
Tak hanya R, korban juga tidak masuk kerja sejak Senin dengan alasan izin karena sakit.
"Yang saya tahu, dia tidak masuk katanya sakit," kata Judi.
Informasi adanya perbuatan tak senonoh ini ternyata sudah menjadi pembahasan di kalangan internal. Bahkan sudah dibawa ke Kanwil Kemenkumham Kalbar.
Walau isu ini mencuat di kalangan internal, aktivitas pelayanan di Kanim Kelas II TPI Entikong masih berjalan seperti biasa. "Yang pasti pelayanan Kantor Imigrasi tetap berjalan seperti biasa, tidak ada gangguan. Karena tugas kami melayani masyarakat," kata Judi lagi.
Baca Juga:Bejat! Pria Dewasa Ini Tega Perkosa Bocah 12 Tahun
Informasi yang diterima, korban mendapat pendampingan dari kuasa hukum Herawan Oetoro. Saat dihubungi, hanya saja dua nomor teleponnya tidak tersambung.