SuaraSumut.id - Gunung Sinabung yang berada di Kabupaten Karo, kembali erupsi, Minggu (4/4/2021). Tercatat dua kali erupsi dengan meluncurkan abu vulkanis.
"Iya pada Minggu pagi ini, Gunung Sinabung dua kali erupsi," ujar Kepala Pos Pantau Sinabung Armen Putra, kepada SuaraSumut.id.
Erupsi pertama tercatat pada pukul 06.56 WIB dengan tinggi kolom abu teramati lebih kurang 2.000 meter di atas puncak (lebih kurang 4.460 meter di atas permukaan laut).
"Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur dan tenggara," katanya.
Baca Juga:17 ABK Barokah Jaya Hilang Usai Tabrakan, Tim SAR Sisir Laut Indramayu
Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 73 mm dan durasi lebih kurang 5 menit 31 detik.
"Erupsi yang kedua terjadi pukul 07.06 WIB. Jadi hingga pagi ini sudah dua kali erupsi," kata Armen.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karo Natanail Perangin-angin mengatakan, tinggi kolom abu erupsi yang terjadi sekitar pukul 07.06 WIB mencapai sekitar 1.000 meter.
"Tinggi kolom abu lebih kurang 1000 meter dengan intensitas tebal condong ke arah timur dan barat," tukasnya.
Saat ini Gunung Sinabung berada pada status level III (Siaga). Masyarakat dan pengunjung atau wisatawan agar tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius radial 3 km dari puncak Gunung Sinabung.
Baca Juga:Gandeng Bule ke Nikahan Atta Aurel, Jessica Iskandar Jadi Sorotan
Selain itu, radius sektoral 5 km untuk sektor selatan-timur, dan 4 km untuk sektor timur-utara.
Jika terjadi hujan abu, masyarakat diimbau memakai masker bila keluar rumah untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanik.
Mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang lebat agar tidak roboh.
Selain itu, masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar tetap waspada terhadap bahaya lahar.
Kontributor : M. Aribowo