alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Petugas Bea Cukai Diserang OTK Saat Menindak Rokok Ilegal di Pekanbaru

Suhardiman Selasa, 20 April 2021 | 16:11 WIB

Petugas Bea Cukai Diserang OTK Saat Menindak Rokok Ilegal di Pekanbaru
kaca pecah Ilustrasi - shutterstock

Salah satu mobil operasional yang diserang menggunakan batu mengalami rusak parah. Sejumlah petugas juga mengalami luka-luka.

SuaraSumut.id - Petugas Bea Cukai Kantor Wilayah Riau diserang orang tak dikenal (OTK) di Pekanbaru, Senin (19/4/2021) malam. Mereka diserang saat melakukan pengejaran dalam operasi pemberantasan rokok ilegal.

Penyerangan terjadi di Jalan Juanda, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru, sekitar pukul 21.00 WIB.

Demikian dikatakan Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Kanwil DJBC Riau Hartono Sutarjo, dilansir Antara, Selasa (20/4/2021).

"Petugas Bea Cukai Kantor Wilayah Riau diserang saat melakukan pengejaran target operasi diduga membawa rokok ilegal," katanya.

Baca Juga: Es Kuwut Khas Bali, Minuman Segar Cocok untuk Berbuka Puasa

Ia mengatakan, awalnya petugas mendapat informasi adanya mobil yang membawa diduga rokok ilegal. Petugas yang melihat target lalu menghentikan mobil tersebut.

"Petugas meminta pengemudi mobil membuka kaca, namun tidak diindahkan. Selang beberapa saat muncul tiga mobil berisikan kurang lebih 15 orang dan menyerang tim Bea Cukai yang melakukan penindakan," ujarnya.

Video amatir berisikan puluhan orang menyerang mobil Bea Cukai viral di media sosial. Salah satu mobil operasional yang diserang menggunakan batu mengalami rusak parah. Sejumlah petugas juga mengalami luka-luka.

"Dua anggota tim Bea Cukai terluka karena mencoba mempertahankan mobil dari rampasan pelaku. Satu orang mengalami luka parah di kepala dan dilarikan ke rumah sakit terdekat. Satu orang lainnya mengalami luka ringan," ujarnya lagi.

Mobil yang diduga membawa rokok ilegal dan rombongan orang tak dikenal berhasil melarikan diri. Saat ini tim BC tengah melakukan koordinasi dengan Polresta Pekanbaru untuk menindaklanjuti insiden tersebut.

Baca Juga: 1.400 Rumah Tak Layak Huni di Kampung Inggris Pare Bakal Direvitalisasi

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait