alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pemkot Medan Sebut Kesawan City Walk Terapkan Prokes dan Patuhi PPKM

Chandra Iswinarno Rabu, 21 April 2021 | 00:24 WIB

Pemkot Medan Sebut Kesawan City Walk Terapkan Prokes dan Patuhi PPKM
Wali Kota Medan Bobby Nasution resmi membuka pusat kuliner Kesawan City Walk. [Ist]

sejak awal dilaunching telah diterapkan protokol kesehatan yang ketat bagi pedagang maupun pengunjung.

Sejauh ini belum ada sanksi yang dijatuhkan kepada pedagang maupun pengunjung, karena belum ada ditemukan pelanggaran secara massif.

"Terkait penggunaan masker, terang Benny, terkadang pengunjung harus membuka karena untuk makan maupun minum," katanya.

Sebagai upaya memaksimalkan PPKM, kata Benny, akan dilakukan sejumlah perubahan agar hasilnya lebih efektif dan maksimal. Salah satunya, para pedagang telah diingatkan untuk menjaga jarak dari stand satu ke stand lainnya. Selama ini jarak antar stand sekitar 6 meter, tapi kita ubah menjadi 10 meter.

"Tadi malam sudah kami sosialisasikan kepada pedagang untuk menjaga jarak. Insya Allah hari ini dilaksanakan sehingga jarak satu stand ke stand lainnya menjadi 10 meter. Dengan penambahan jarak ini, otomatis ruas jalan yang digunakan juga akan bertambah. Selama ini limpahan pedagang ke Jalan Masjid, Perdana dan Jalan Ahmad Yani," katanya.

Baca Juga: Piknik ke Yogyakarta, 35 Warga Boyolali Terkonfirmasi Positif Covid-19

Langkah ini diikuti dengan menempatkan petugas Satgas Covid-19 untuk menjaga 10 pintu masuk KCW yang dilengkapi dengan thermogun untuk mengecek suhu tubuh setiap pegunjung yang datang. Adapun 10 pintu masuk KCW, yakni simpang Palang Merah, Balai Kota, GwangZhou, Kumango, Ahmad Yani I, II, III dan IV.

Wali Kota Medan Bobby Nasution saat melaunching telah mengingatkan seluruh pedagang dan pengunjung tetap melaksanakan protokol kesehatan.

"Saya minta protokol kesehatan diterapkan dengan ketat, termasuk penerapan jam operasional harus sesuai dengan PPKM," kata Bobby.

Sekretaris Satgas Covid-19 Sumut Arsyad Lubis menyebut, jika KWC telah mengikuti sesuai PPKM mikro tidak ada masalah.

"Kami akan ada rapat dan mengundang 8 kabupaten/kota pelaksana PPKM mikro, termasuk Kota Medan. Untuk melakukan pengamatan di lapangan, sejauh ini belum kita lakukan. Itu kan masih berkembang di media sosial. Makanya kita mengundang rapat dan minta dijelaskan apa yang kira-kira dilaksanakan di lapangan serta bagaimana penerapan protokol kesehatan," tukasnya.

Baca Juga: OJK Tegaskan Penggunaan Data Pribadi Tanpa Izin Adalah Tindak Pidana

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait