Iqbal menerangkan sensasi yang beda ini mulai dari cara penyajian Steamboat dan BBQ.
"Kita ini masak sama-sama, nunggu masaknya juga. Serasa di Korea ha, ha, ha," katanya senang.
Untuk steamboat, bahannya terdiri dari irisan daging sapi, daging ayam, udang, aneka bakso ikan, jamur, mie dan sayur sawi.
"Semuanya itu dimasukkan ke dalam panci berisi kuah tomyam, dan kaldu. Kita yang masak sendiri, tunggu beberapa menit langsung santap," katanya.
Baca Juga:Awak KRI Nanggala Gugur, Sekolah Pencawan Kibarkan Bendera Setengah Tiang
Sedangkan untuk BBQ, adapun bahan yang disajikan yakni ada irisan daging sapi, daging ayam, side dish, dan saos ala Korea.
"Itu nanti ada hot pot BBQ, ada kompornya, itu nanti kita panggang sama-sama," ungkap Iqbal.
"Kalau untuk rasa, mantap sekali. Untuk Steamboatnya itu segar, kuahnya itu hangat, lezat, gurih, enak. BBQnya juga dagingnya enak, makannya sikit-sikit tapi kenyang," sambungnya.
Iqbal mengatakan sajian ala Korea ini memang tengah digandrungi milenial di Medan.
"Dulunya ada di pusat perbelanjaan modern, belakangan mulai ramai restoran seperti ini di Medan, ala Korea tapi halal. Harganya bervariasi mulai dari paket Rp 80 ribu hingga Rp 150 ribu per paketnya, itu bisa rame-rame santapnya," tukasnya.
Baca Juga:Menkes: Mutasi Covid-19 India Sudah Sampai Indonesia, 10 Orang Terinfeksi
Oleh karenanya, bagi masyarakat yang ingin buka puasa anti-mainstream, sajian makanan khas Korea ini perlu dicoba.