alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Lebaran Berdarah di Medan, Eri Tewas Dibantai Teman-temannya Sendiri

Chandra Iswinarno Jum'at, 14 Mei 2021 | 13:18 WIB

Lebaran Berdarah di Medan, Eri Tewas Dibantai Teman-temannya Sendiri
Pelaku pengeroyokan ditahan di Polsek Belawan Kota Medan. [Ist]

Seorang warga warga Lorong Dermawan Kelurahan Belawan I Kecamatan Medan Belawan tewas dibantai sejumlah pria yang tak lain, temannya sendiri.

SuaraSumut.id - Pertikaian berdarah di Hari Raya Lebaran terjadi di Jalan Slebes Gang 11, Kelurahan Belawan II Kecamatan Medan Belawan, Kamis (13/5/2021) kemarin. Seorang warga warga Lorong Dermawan Kelurahan Belawan I Kecamatan Medan Belawan tewas dibantai sejumlah pria yang tak lain, temannya sendiri.

Pria bernama Eri Sinatra (38) itu pun tewas dengan luka bacok di bagian kepala, dan juga luka memar di bagian wajah.

Kejadian ini bermula ketika korban yang sedang berada di Jalan Selebes Gang 11 bertemu dengan pelaku dan terjadi cekcok mulut. 

Situasi makin memanas hingga akhirnya pelaku mengeroyok korban dengan membacoki korban menggunakan sebilah senjata tajam kelewang dan menghantam batu koral ke kepala korban hingga terkapar bersimbah darah.

Baca Juga: Di Hari Raya Idul Fitri, Satu Keluarga di Tanggamus Bacok Tetangga

Warga sekitar yang melihat kejadian mengerikan itu, seketika menghubungi pihak berwajib. Korban pun dilarikan ke rumah sakit terdekat, namun malang nyawa korban tidak tertolong.

Polsek Medan Belawan yang mendapat informasi kejadian pengeroyokan maut ini lalu bergerak cepat memburu pelakunya.

"Dua orang pelaku sudah diamankan," ujar Kapolsek Medan Belawan Kompol Daniel Jefri Naibaho ketika dikonfirmasi wartawan SuaraSumut.id, Jumat (14/5/2021) siang.

Adapun identitas kedua pelaku yakni berinisial Ag (36) dan Bu (25) keduanya warga Kelurahan Belawan II Kecamatan Medan Belawan II. 

Dari kedua pelaku, kata Kompol Jefri, polisi turut mengamankan barang bukti sebuah senjata tajam, satu batu koral, sepotong kayu, dan satu buah dompet warna coklat berisi kartu identitas korban.

Baca Juga: Tabrak dan Keroyok Nasabah, Sekelompok Debt Collector Jadi Tahanan

"Motifnya karena sakit hati, korban dan para pelaku ini kenal, bekawan mereka, karena ada selek (ketidakcocokan), sehingga jadi ribut. Tapi ini masih kita dalami," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait