Konflik di Desa Natumingka, Sekuriti PT TPL Dipolisikan

Ia mengatakan, keributan terjadi akibat PT TPL mengklaim tanah adat masyarakat Natumingka masuk ke dalam konsesinya.

Suhardiman
Jum'at, 28 Mei 2021 | 09:12 WIB
Konflik di Desa Natumingka, Sekuriti PT TPL Dipolisikan
Koordinator Divisi Bantuan Hukum Bakumsu Roy Marsen Simarmata menunjukkan foto kondisi Jusman Simanjuntak (korban) usai dianiaya. [medanheadlines.com]

SuaraSumut.id - Masyarakat Desa Natumingka, Kelurahan Natumingka, Kecamatan Bor-bor, Kabupaten Toba, Sumatera Utara melaporkan sekuriti PT TPL ke Polda Sumut, Kamis (27/5/2021).

Didampingi Perhimpunan Bantuan Hukum dan Advokasi Sumatera Utara (Bakumsu), mereka melaporkan tiga sekuriti PT TPL yang diduga melakukan penganiayaan kepada warga saat konflik yang terjadi pada Selasa (18/5/2021).

Koordinator Divisi Bantuan Hukum Bakumsu, Roy Marsen Simarmata mengatakan, laporan itu sudah diterima dengan nomor LP/B/894/V/2021/SPKT/Polda Sumut 27 Mei 2021.

"Pelapor atas nama Johansen Simanjuntak. Sedangkan terlapor Agus Duse Damanik, Riko Tampubolon dan Roy Nababan," katanya, dilansir dari medanheadlines.com--jaringan suara.com, Jumat (28/5/2021).

Baca Juga:Bus AKAP Sambodo Terbalik di Sumsel, 3 Warga Sumbar Tewas

Ia mengatakan, keributan terjadi akibat PT TPL mengklaim tanah adat masyarakat Natumingka masuk ke dalam konsesinya. Saat bentrok terjadi, ada sekitar lima ratusan sekuriti dan Pekerja Harian Lepas (PHL) TPL datang ke lokasi.

“Terlapor Agus Duse Damanik merupakan kepala sekuriti TPL. Berdasarkan hasil rekaman video, terjadinya konflik karena adanya komando atau perintah dari Agus. Dia memerintahkan teman-temanya melakukan penyerangan kepada masyaraka," katanya.

"Di video kita juga bisa mendengar Agus mengucapkan 'sekuriti siap maju', Nah disitulah terjadinya bentrok," ujarnya.

Akibatnya warga bernama Jusman Simanjuntak mengalami luka di pelipis kiri dan sampai sekarang masih dalam keadaan sakit. Ia juga mengalami trauma berat pasca pengeroyokan yang dialaminya.

"Makanya yang membuat laporan tadi anak kandung korban," jelasnya.

Baca Juga:Umi Pipik Ungkap Poligami Ustaz Uje, Ustaz Zacky: Sebutlah Kebaikan Orang yang Sudah Wafat

Pihaknya berharap Polisi menangani kasus ini sesuai dengan fungsinya yakni tetap berada di tengah. Tidak berpihak ke salah satu pihak tapi kepada fakta.

"Kita berharap Polda Sumut fokus menangani kasus ini dan tidak melimpahkannya ke Polres Toba," tukasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini