"Anak saya ini selalu juara 2 umum di sekolah SMP Pegagan Hilir. Makanya masuk jalur prestasi untuk masuk ke SMA Negeri 2 Sidikalang," bebernya.
Dengan menumpang di kos anaknya yang kuliah di Medan, Dimona beberapa kali mendatangi kantor Dinas Pendidikan Sumut. Namun bukan mendapat jawaban, ia dan anaknya hanya diberi janji-janji oleh panitia. Lima kali datang, namun status anaknya belum juga mendapat kejelasan.
"Sudah enam hari saya di Medan ini, numpang di kos anak saya ada kuliah di Medan. Lima kali datang tapi jawaban dari pihak dinas (Disdik) tetap bilang anak saya tidak terdaftar di sistem," keluhnya.
Ia mengaku, hingga kelima kali datang pihak terkait di Dinas Pendidikan Sumut belum ada satu pun yang menemui mereka dan menjelaskan alasan tidak lulusnya calon peserta didik.
Baca Juga:Dukung BEM UI Kritik Jokowi, PAN: Kampus Tempat Adu Gagasan, Bukan Pembungkaman!
Dirinya mengaku kecewa dengan apa yang dialami anaknya. Mereka datang dari daerah ke Kota Medan untuk mendapat kejelasan, tapi hingga saat ini belum ada kepastian.
"Saya sangat kecewa, gak ada tanggungjawab pihak dinas ini. Kalau hari ini tidak ada kepastian untuk kami yang udah berkali-kali datang ke sini, kami akan mengadu ke dewan," pungkasnya.
Kontributor : Muhlis