Kisah Ayah di Sumut Antar Anak Ujian Masuk USU Naik Becak Motor

Ia mengaku, becak tersebut bukanlah miliknya, melainkan milik tetangganya yang disewa.

Suhardiman
Selasa, 06 Juli 2021 | 19:33 WIB
Kisah Ayah di Sumut Antar Anak Ujian Masuk USU Naik Becak Motor
Perjaungan Ayah di Sumut Antar Anak Ujian Masuk USU Naik Becak Motor. [digtara.com]

SuaraSumut.id - Potret mengharukan saat ayah di Sumut mengantarkan anaknya menggunakan becak bermotor (betor) untuk mengikuti ujian jalur Seleksi Masuk Mandiri (SMM) di Universitas Sumatera Utara (USU), Senin (5/7/2021).

Adalah P Pasaribu, warga Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara yang berkendara sejauh 43 Km untuk mengantar anaknya. Sembari menunggu anaknya selesai ujian, ia duduk di bawah rindangnya pepohonan di USU.

Ia duduk bersama dengan beberapa orangtua lainnya yang juga sedang menunggu anaknya selesai melaksanakan ujian.

"Kami berangkat dari rumah jam sembilan pagi tadi, karena takut terlambat kami menggunakan becak," katanya, dilansir dari digtara.com--jaringan suara.com, Selasa (6/7/2021).

Baca Juga:Jarang yang Tahu, Ini Pekerjaan Mbak You Selain Jadi Paranormal

Ia mengaku, becak tersebut bukanlah miliknya, melainkan milik tetangganya yang disewa.

"Becak yang kami pake ini, punya tetangga. Nanti kami salamian lah dia ratus ribu," ujarnya.

Ia mengaku, sebenarnya ongkos dari rumahnya hingga ke USU lebih murah jika menggunakan angkutan umum. Namun karena takut terlambat, mereka memilih menaiki becak.

"Kalau naik angkot banyak ngetemnya. Apalagi situasi sekarang ini Covid-19, duduknya pun harus berjarak,” ungkapnya.

Pensiunan kebun sawit ini menceritakan, ada kepuasan tersendiri baginya mengantarkan anaknya untuk mengejar pendidikannya.

Baca Juga:Selain Pengakuan Anak, Rezky Aditya Digugat Rp17,5 miliar

"Anak saya ada tiga, semua laki-laki. Jadi ini bukan pertama kali saya mengantarkan anak mengikuti ujian ke sini. Tetapi ini yang ketiga kali, kakaknya dulu semua lulus dari sini,” jelasnya.

Ia mengaku, pendampingan orangtua penting untuk menambah semangat untuk anaknya yang mengikuti ujian. Baginya pendidikan sangat penting terutama sekarang ini.

“Lulus gak lulus itu urusan belakang, yang penting kita kasih suport untuk anak kita. Apalagi jaman sekarang ini mencari pekerjaan susah, kalau tamat SMA aja gak cukup. Kalau sudah kuliah kan pola pikir udah berbeda," tukasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini