alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Edy Rahmayadi Batalkan Penerimaan PPPK, Guru Honorer Kecewa

Suhardiman Selasa, 13 Juli 2021 | 18:06 WIB

Edy Rahmayadi Batalkan Penerimaan PPPK, Guru Honorer Kecewa
Perwakilan guru yang tergabung dalam Forum Honorer Indonesia (FHI) Sumatera Utara mendatangi gedung DPRD Sumut. [Ist]

Padahal selama ini Edy mengatakan pendidikan sangat penting untuk masa depan Sumut.

Minta tidak batalkan penerimaan PPPK

Komisi E DPRD Sumut meminta Gubernur Edy Rahmayadi mengkaji ulang keputusan membatalkan penerimaan formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) bagi guru honorer.

Wakil Ketua Komisi E DPRD Sumut Hendra Cipta mengatakan, pembatalan dengan alasan ketiadaan anggaran tidak masuk akal. Sebab gaji dan tunjangan P3K ditanggung oleh APBN sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 202 tahun 2020.

"Kami minta Pemprov Sumut tetap membuka penerimaan PPPK ini, karena tidak ada persoalan di anggaran," kata Hendra.

Baca Juga: Polisi Aceh Timur Bentuk Tim Khusus, Cari Pemburu yang Penggal Kepala Gajah hingga Buntung

Ia mengaku, 10. 991 formasi yang dibutuhkan itu berdasarkan data dari Pemprov Sumut bukan dari pusat. Semestinya Pemprov Sumut sudah menghitung kebutuhan di Sumut.

"Tentunya sudah di analisa itu ketersediaan anggaran maka muncul angka 10.991. Pemerintah yang memberikan harapan kepada mereka, jadi saya pun gak mengerti apakah Pemprov berpandangan bahwa pengangkatan mereka itu adalah beban APBD," ujarnya.

Kendati demikian, Hendra mengatakan akan berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan MenPAN-RB terkait penerimaan PPPK tersebut.

"Tentunya akan kita lakukan koordinasi ke pusat melalui DPR RI untuk meminta penjelasan terkait yang terjadi di Sumut ini. Karena hanya di Sumut ini, di daerah lain tetap dibuka," pungkasnya.

Kontributor : Muhlis

Baca Juga: Nelayan Perempuan di Bangka Turut Aksi Duduki Kapal Isap Timah

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait