Kisah Penjual Sarapan Terdampak PPKM Darurat Medan: 'Beli Sama Kami 3 Nyawa Terselamatkan'

Namun, Tari tidak mau berpangku tangan. Ia mengambil kardus karton dan spidol lalu mulai menuliskan keresahan dengan kata-kata yang mengiris hati.

Suhardiman
Jum'at, 16 Juli 2021 | 14:24 WIB
Kisah Penjual Sarapan Terdampak PPKM Darurat Medan: 'Beli Sama Kami 3 Nyawa Terselamatkan'
Penjual sarapan terdampak PPKM darurat di Medan. [Suara.com/M.Aribowo]

SuaraSumut.id - Sri Utari alias Tari (32) tak kuasa menahan air mata saat melihat dagangannya sepi pembeli, sejak diberlakukannya PPKM darurat di Medan.

Penjual sarapan "Waroeng Mbak Tami" di Jalan Multatuli,  Medan, ini terbayang wajah ketiga anaknya yang masih kecil dan membutuhkan biaya hidup sehari-hari. 

Kondisi ini membuatnya tertekan. Namun, Tari tidak mau berpangku tangan. Ia mengambil kardus karton dan spidol lalu mulai menuliskan keresahan dengan kata-kata yang mengiris hati.

"Serapannya kak yakinlah jika kakak beli sarapan sama kami 3 nyawa terselamatkan," tulis Tari.

Baca Juga:3 Cara Basmi Semut di Tanaman yang Super Ampuh

Dengan keyakinan penuh, Tari lalu brrdiri di pinggir jalan dan mengangkat poster tinggi-tinggi seperti orang berunjuk rasa. 

"Mau gak mau saya buat seperti itu, buat menarik orang biar mau beli," ujarnya kepada wartawan SuaraSumut.id, Jumat (16/7/2021) siang.

Ia mengatakan, PPKM darurat begitu memukul pendapatannya menjual sarapan pagi.

"Nyata sekali penurunan pendapatan saya semalam (Kamis, 14 Juli 2021) cuma enam orang yang membeli," kata wanita yang bermukim di Jalan Multatuli ini.

Saat bersamaan suaminya yang seharinya bekerja di bidang konstruksi juga dirumahkan. Belum lagi dua dari tiga anaknya juga sakit. 

Baca Juga:Mahfud MD : Sekarang Sudah Tidak Ada Lagi Isu Papua Merdeka

Sejenak Tari menghela nafas. Matanya mulai berkaca-kaca saat ia mengingat tiga orang anaknya. Detik selanjutnya, tangis Tari pun pecah.

"Kalau kayak gini, gak bisa kami cari makan," tangisnya.

"Semoga cepat berlalu lah semua ini," ujarnya seraya menyeka air mata.

Sejak pandemi Covid-19 melanda, Tari dan keluarga belum mendapatkan bantuan yang berarti dari pemerintah.

"Cuma dapat sekali itu aja, l beras 20 Kg, dikasih kepling tahun lalu. Bantuan UMKM gak ada dah daftar padahal," kata Tari.

Ia berharap pemerintah agar memperhatikan nasib masyarakat kecil yang terdampak Covid-19. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini