Oknum Polisi Diduga Begal yang Sekarat Diamuk Massa di Sumut Meninggal

Ia sempat menjalani perawatan akibat luka-luka yang dialaminya selama dua pekan terakhir.

Suhardiman
Kamis, 05 Agustus 2021 | 12:03 WIB
Oknum Polisi Diduga Begal yang Sekarat Diamuk Massa di Sumut Meninggal
Oknum polisi diduga begal modus debt collector dirawat di rumah sakit. [digtara.com]

SuaraSumut.id - Seorang oknum polisi Bripka JA, yang diduga begal modus leasing atau debt collector dan sekarat diamuk massa di Deli Serdang, Sumatera Utara, meninggal dunia.

Warga Kecamatan Medan Marelan ini meninggal dunia di ruang ICU Rumah Sakit Bhayangkara Sumut. Ia sempat menjalani perawatan akibat luka-luka yang dialaminya selama dua pekan terakhir.

"Yang bersangkutan dinyatakan pihak medis telah meninggal dunia. Saat ini jenazah berada di Ruang Jenazah RS Bhayangkara,” kata Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang Kompol Muhammad Firdaus, melansir digtara.com--jaringan suara.com, Kamis (5/8/2021).

Disoal tentang perkembangan kasus tersebut, Firdaus mengaku belum bisa merincinya.

Baca Juga:Industri Gaming Tanah Air Menghasilkan 1,04 Miliar Dolar AS Sebelum Pandemi

"Mau diautopsi," jawabnya singkat.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Beringin, Iptu Randy Anugrah juga membenarkan meninggalnya Bripka JA.

"Iya, baru dapat kabar dari Polres (Deli Serdang)," ungkapnya.

Diberitakan, oknum polisi terkapar diamuk massa di Desa Pasar V Kebun Kelapa, Kecamatan Beringin, Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis (22/7/2021) petang.

Ia diduga melakukan begal dengan modus leasing atau debt collector. Oknum polisi yang sekarat dihajar massa ini Bripka JA, bertugas di Polres di wilayah Sumut.

Baca Juga:Habib Rizieq Bakal Bebas 8 Agustus, Tapi...

Insiden berawal saat oknum polisi bersama pelaku lainnya yang diperkirakan berjumlah 7 orang (sipil), memepet seorang wanita yang mengendarai motor.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini