facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

3 Hari Dicari, Nelayan Hilang di Perairan Pantai Labu Ditemukan Tewas

Suhardiman Rabu, 22 September 2021 | 12:46 WIB

3 Hari Dicari, Nelayan Hilang di Perairan Pantai Labu Ditemukan Tewas
Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap nelayan yang hilang di perairan Pantai Labu. [Ist]

Korban ditemukan sekitar pukul 10.40 WIB.

SuaraSumut.id - Seorang nelayan bernama Jamaluddin Ahmad (48) yang dilaporkan hilang di Perairan Pantai Labu, Deli Serdang, Sumatera Utara, ditemukan meninggal dunia.

Jasad korban ditemukan setelah Tim SAR gabungan melakukan pencarian selama tiga hari. Korban ditemukan sekitar pukul 10.40 WIB.

"Jasad korban ditemukan dalam keadaan meninggal sekitar 4,26 NM (Nautical Mile) arah Barat Daya dari posisi korban terakhir diduga hilang," kata Humas Kantor SAR Medan, Sariman Sitorus, Rabu (22/9/2021).

Dari informasi yang dihimpun, korban berangkat melaut seorang diri untuk memancing, pada Senin 20 September 2021 sekitar pukul 06.30 WIB.

Baca Juga: Gugat Haris Azhar dan Fatia Rp100 M, Luhut: Uangnya Mau Disumbangkan ke Masyarakat Papua

Korban disebut memancing ikan di Pantai Labu sejauh 8 Nautical Mile. Sekitar pukul 11.00 wib, seorang nelayan menemukan perahu korban dalam keadaan mesin hidup namun tanpa awak.

"Penemuan itu dilaporkan kepada keluarga korban. Selanjutnya, dilakukan pencarian namun korban tak kunjung ditemukan," kata Sariman.

Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke Polairud Pantai Labu dan diteruskan ke Kantor SAR Medan. Tim SAR gabungan yang mendapat laporan melakukan pencarian menggunakan perahu LCR. Pencarian dilakukan dari lokasi awal korban jatuh hingga menuju perairan Pantai Cermin.

"Korban ditemukan oleh nelayan yang sedang melintas, kemudian langsung dilaporkan kepada Tim SAR gabungan," katanya.

Tim SAR gabungan kemudian menuju lokasi dan mengevakuasi jasad korban dan dibawa kerumah duka untuk disemayamkan.

Baca Juga: 10 Potret Body Goals Raline Shah: Sempat Minder karena Masalah Kulit

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait